“Sultra Bukan Lagi Daerah Transit Melainkan Distributor Penyebaran Narkoba”

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, menyatakan narkotika meningkat sepanjang 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Parahnya, kasus ini beredar di lingkungan remaja.

Barang bukti narkotika, terutama jenis sabu meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 19.600 kilogram atau 639 persen sepanjang 2019.

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam bahkan mewarning terhadap peningkatan kasus tersebut, khususnya di jajarannya untuk meningkatkan tindakan penanganan penyalahgunaan narkoba. Apalagi meloloskan peredaran gelap narkoba ke wilayah Sultra.

“Yang paling banyak ditemui pada saat penyitaan barang bukti itu jenis sabu dan ini merupakan perhatian bagi kita untuk menanggulangi hal tersebut. Banyangkan saja di 2018 penyitaan barang bukti sabu 3.068 kilogram, kini melonjak drastis sebanyak 19.600 kilogram,” jelas Merdisyam dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Sultra, Selasa(31/12/2019).

Beberapa kasus narkoba lainnya yang berhasil diungkap di tahun tahun ini, seperti ganja, tembakau gorila, PCC, tramadol, ekstasi, dan mushroom.

Ucapan Pelantikan Polres Butur DPRD #Random

Barang bukti berupa ganja yang disita mengalami kenaikkan sebanyak 332 gram, tembakau gorila menurun, yaitu 37,8 gram, PCC sebanyak 22 butir, tramadol 806 butir, ekstasi 92,5 butir, dan mushrom 340 butir.

Dalam kasus ini, usia tersangka yang paling banyak diamankan antara 21-29 tahun dengan 202 kasus, disusul tersangka berusia 30 tahun dengan 157 kasus, sementara usia 16-20 tahun sebanyak 48 kasus, serta usia remaja 15 tahun.

“Penangkapan tersangka sebanyak 202 kasus didominasi dengan usia 21 sampai 29 tahun,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini-kapolda menekankan bahwa daerah Sultra sudah menjadi distributor penyebaran narkoba.

“Dari kasus pengungkapan narkoba di tahun 2019, daerah Sultra bukan lagi menjadi daerah transit melainkan distributor penyebaran narkoba khususnya di kalangan remaja dan anak muda,” ucapnya.

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.