Sultra Cup III 2019, PTMSI Diminta Lahirkan Atlet Berprestasi

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta agar pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) melahirkan atlet berprestasi. Mengingat, cabang olahraga ping-pong tersebut rutin menyelenggarakan kejuaraan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Sultra Cup III Open Tourbament tersebut tidak hanya diikuti oleh kabupaten/kota di Sultra, tapi juga ada peserta dari Parepare, Makassar. Kejuaraan tersebut akan berlangsung selama tiga dari tanggal 26-28 Desember 2019.

Ketua Panitia Sultra Cup III Open Tourbament, Muh. Budihar, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut hanya mempertandingkan nomor tunggal. Sementara kelas yang dilombakan adalah kelas junior dan senior yang sebanyak 88 orang, terdiri dari 40 atlet junior dan 48 atlet senior.

“Untuk peserta dari Sultra ada delapan kabupaten/kota, yakni Kendari, Kolaka, Kolaka Utara, Baubau, Muna, Buton Selatan dan Buton Utara. Kami berharap kedepan kabupaten lain juga dapat mengutus atletnya dalam kejuaraan tenis meja,” ungkapnya, Kamis, (26/12/2019).

Kampus

Ketua Pengprov PTMSI Sultra, Sudarmanto Saeka, berharap dengan kejuaraan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, kedepan pihaknya dapat melahirkan atlet berprestasi seperti Tommy Maringgi. Artinya, dengan kompetisi yang rutin setiap tahun maka pembinaan atlet di kabupaten/kota akan terlaksana sesuai yang diharapkan.

“Kami yakin dengan kejuaraan yang dilaksanakan secara rutin maka dua atau tiga tahun kedepan, PTMSI Sultra bisa melahirkan atlet kebanggaan daerah yang berprestasi di kanca nasional,” katanya.

Wakil Ketua I KONI Sultra, Ashar, mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi kejuaraan yang dilaksanakan PTMSI Sultra. Mengingat, kompetisi tersebut merupakan yang ketiga kalinya selama tahun 2019.

“Kami berharap PTMSI Sultra mampu melahirkan atlet berprestasi yang setingkat Tommy Maringgi. Ini merupakan tantangan dan motivasi bagi PTMSI dalam melaksanakan pembinaan atlet,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.