Survei The Haluoleo Institut: Rusman-Bachrun Unggul 62,7 persen, Rajiun-La Pili 31,1 persen

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Lembaga Survei The Haluoleo Institut (THI) merilis hasil Pilkada Kabupaten Muna 2020. Popularitas calon bupati pasangan nomor urut 01, Rusman Emba-Bachrun Labuta lebih unggul atas rival politiknya, Rajiun Tumada – La Pili.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling terhadap 440 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error (MoE) 4,8 persen. Survei dilakukan mulai 20 sampai 26 Oktober 2020.

Direktur Eksekutif THI, Naslim Sarlito Alimin mengatakan, Rusman Emba paling disuka oleh masyarakat sebesar 80,6 persen, disusul Bachrun Labuta sebesar 76,9 persen, kemudian La Pili sebesar 73.7 persen, dan terakhir Rajiun Tumada 72.5 persen.

Begitupun tingkat popularitas calon, Rusman Emba masih lebih unggul sebesar 99,8 persen, disusul Rajiun Tumada 95,9 persen, La Pili 93,4 persen, dan Bachrun Labuta 75,9 persen.

“Elektabilitas pasangan calon Rusman Emba – Bachrun Labuta memimpin telak dengan angka 62,7 persen, unggul dari pasangan Rajiun Tumada – La Pili dengan 31,1 persen. Tersisa swing voters sebesar 6,2 persen,” ujarnya pada awak media, Selasa (1/12/2020).

Tak hanya itu kata Naslim Sarlito Alimin, masyarakat Muna juga masih menginginkan kembali Rusman Emba menjadi Bupati Muna untuk periode kedua.

“65,0 persen masyarakat Kabupaten Muna masih menginginkan Rusman Emba untuk menjabat kembali bupati periode selanjutnya. Sementara masyarakat yang tidak menginginkan hanya sebesar 28,0 persen,” lanjutnya.

Naslim Sarlito Alimin menjelaskan, salah satu alasan elektabilitas pasangan Rusman Emba tinggi dari rival politiknya karena masyarakat menilai Pemda Muna dibawah kepemimpinan Rusman Emba berhasil mengatasi berbagai persoalan yang ada di Muna.

“64,1 persen (akumulasi sangat puas dan cukup puas) masyarakat Muna menyatakan puas dengan kinerja Rusman Emba sebagai Bupati Muna,” jelasnya.

Ia merincikan, dari segi pembangunan infrastruktur, 48,4 persen masyarakat Muna menyatakan bagus. Segi transportasi, 69,8 persen menyatakan bagus. 78,4 persen menyatakan penyelenggaraan pendidikan di Muna bagus. Begitupun denga penyelenggaraan kesehatan, 86,1 menyatakan bagus.

“Kualitas infrastruktur, transportasi, penyelenggaraan pendidikan dan penyelenggaraan kesehatan berada pada perspektif positif yaitu diatas 50 persen,” tandasnya. (C)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.