SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN-Tim surveyor Akreditasi dari Kementerian Kesehatan melakukan penilaian di Puskesmas Lainea Kab Konsel diketuai oleh Muhammad Ismail dan di terima langsung oleh Wabup Konsel Dr. H. Arsalim Arifin, SE.,M.Si di dampingi Kadis Kesehatan Konsel Maharayu, M.Kes di Same Hotel Kendari, Kamis malam (02/11/2017).

Survey Puskesmas Lainea, Tim Akreditasi Kemenkes Kucurkan DAK Rp 38 M
Wabup Konsel Dr. H. Arsalim Arifin, SE.,M.Si., saat menyampaikan sambutannya diacara Opening Meeting Survei Akreditasi Puskesmas Lainea. (Foto: Adryan Lusa/ SULTRAKINI.COM)

Saat menerima Tim Asesor di hadapan para pegawai Puskesmas Lainea yang hadir dalam pertemuan dengan Tim Penilai Akreditas, Wabup Konsel Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si mengatakan bahwa Penilaian akreditasi jangan dianggap sebagai sebuah beban. Sebaliknya, jadikan koreksi untuk  perbaikan kedepannya apalagi masyarakat makin kritis menilai pelayanan bidang kesehatan.

"Ini juga sesuai tema kita ditahun 2018 mendatang, akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan infrastruktur kesehatan," ujar Arsalim.

Apalagi Puskesmas Lainea cukup maju dan telah melahirkan pejabat, salah satunya mantan kepala puskesmasnya menjadi pejabat eselon II yang memimpin instansi lingkup Pemda Konsel. Sehingga alangkah baiknya, jika Puskesmas Lainea juga mengikuti jejak Puskesmas Motaha dan Ranomeeto yang telah terakreditasi.

Ditahun 2017 ini pihaknya menargetkan delapan puskesmas harus terakreditasi termasuk salah satunya Puskesmas Lainea, tahun 2018 sebanyak delapan, dan sisanya tahun 2019. Pihaknya berharap 23 Puskesmas se-Konsel terakreditasi seluruhnya sebelum masa jabatannya berakhir, termasuk Rumkit Kabupaten Konawe Selatan juga telah naik menjadi type C menyamai Rumkit Kolaka dan Kota Kendari yang merupakan hasil kerja Pemda Konsel saa ini.

"Ini karena tekad Pemda Konsel yang kuat bersama seluruh elemen terkait, yang menggelontorkan anggaran secara maksimal di bidang kesehatan untuk pembangunan SDM dan infrastrukturnya, sehingga bisa bersaing dengan Kota kendari yang sudah lama berdiri," ujar Arsalim

Karena kerja keras tersebut, Pemda Konsel mendapatkan kucuran DAK Kesehatan Kualitas Daerah dari Pemerintah Pusat sebanyak Rp 38 miliar. Hal ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi Pemda Konsel.

"Dana DAK Rp 38 M akan kami gunakan untuk pembangunan dibidang infrastruktur kesehatan dan penambahan tenaga medis dari kedokteran dengan memberikan insentif tambahan, dengan ini diharapkan aspek pelayanan bisa berjalan baik dan meningkat, seperti pelayanan sistem dan programnya. Target kita dalam 2 tahun tercapai  5 puskesmas plus yang akan didorong menjadi Rumkit Type B diantaranya Puskesmas Ranomeeto, Motaha, Moramo, Tinanggea dan Lainea,” harapnya.

Pihaknya juga berencana akan membangun 2 unit puskesmas di wilayah Kec Andoolo Barat dan Sabulakoa untuk menggenapkan jumlah puskesmas di Kabupaten Konsel diangka 25, yang mana saat ini jumlah puskesmas di Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 23 unit. Peningkatan jumlah ini berhubungan dengan peningkatan indeks kesehatan.

Sedangkan Ketua tim surveyor Muh Ismail, mengatakan akreditasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, juga untuk meningkatkan kinerja tenaga medis puskesmas baik utama maupun pembantu.


Laporan : Adryan Lusa

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations