Festival Pesona Budaya Tua Buton

Tabayyun, Solusi Menyongsong Pemilu Aman dan Damai

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Kepolisian Resor (Polres) Konawe menggelar tablig akbar bertemakan pemilu aman, damai, dan sejuk di Masjid Agung Babussalam, Kamis (4/4/2019). Ustad Das’as Latief juga hadir memberikan ceramah dengan menerangkan tiga hal pokok penyebab pemilu rusuh.

Tablig akbar dihadiri Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Konawe Cici Ita Ristianty, Wakil Ketua DPRD Konawe Alauddin, unsur Forkominda, dan sejumlah kepala OPD.

Ustad Das’as menerangkan, terdapat tiga pokok penyebab pemilu menjadi rusuh. Pertama, politik uang. Tindakan ini bisa menjerumuskan penyogok maupun disogok ke dalam api neraka. Kedua, kecurangan tim sukses. Kata dia, kesuksesan pemilu bisa dapatkan dari semua pihak terutama tidak ada tipu daya, tidak menipu calegnya dan menipu rakyat.

Ketiga, hoaks. Ustad meminta kepada masyarakat untuk tabayyun terhadap informasi agar tidak menjadi salah satu penyebar hoaks atau informasi bohong bahkan membawa perpecahan di masyarakat.

Check and recheck dulu. Dalam Islam namanya tabayyun, mengenai kebenaran informasi itu,” terangnya, Kamis (4/4/2019).

Tabayyun menurut bahasa adalah telitilah dulu. Kata tersebut dapat dilihat dalam surat Al-Hujurat/49:6. Dalam ayat tersebut dijelaskan :”Jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian. (Wikipedia)

Tablig akbar Polres Konawe, Kamis (4/4/2019). (Foto: Humas Pemda Konawe)
Tablig akbar Polres Konawe, Kamis (4/4/2019). (Foto: Humas Pemda Konawe)

Sebelum mengakhiri ceramahnya, ustad juga memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kemaslahatan bagi pemerintah dan masyarakat Konawe. Termasuk berharap, pemilu berjalan damai di wilayah tersebut.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar, menambahkan bagaimana memperkuat pondasi di lingkungan masyarakat menyambut pemilu 2019, yakni agama, ideologi, dan kearifan lokal.

“Ketiganya akan menjadi bekal dan pondasi kuat bagi kita untuk menciptakan pemilu aman dan damai,” ucapnya.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.