SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA - Ketua DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Sulawesi Tenggara, Safar Emba, mengecam pengerjaan tanggul di Jalan Lambuduria, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara yang diduga dikerjakan asal jadi.

Tanggul Jalan Lambuduria Diduga Asal Jadi, JPKP Minta Warga Bantu Awasi
Pengerjaan proyek pembuatan tanggul di Jalan Lambuduria, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara. (Foto: Akun Facebook)

Pasalnya, proyek tanggul sepanjang 70 meter, setinggi 10 meter dengan ketebalan dua meter di Jalan Trans Sulawesi Lambuduria itu, menggunakan anggaran miliaran rupiah dari APBN tahun 2017 telah runtuh belum cukup dua bulan pengerjaannya.

"Kami sangat menyayangkan tindakan perusahaan yang kerja asal-asalan. Berdasarkan hasil monitoring JPKP, tanggul yang dibangun terlihat jelas, hanya dipinggir saja yang dipasangkan campuran," kata Safar kepada SultraKini.Com, Kamis (26/10/2017).

Selain itu, tanggul juga hanya diberikan tumpukkan batu tanpa campuran yang membuat kualitasnya tidak sesuai syarat pekerjaan bangunan.

"Saat kami melakukan pengambilan gambar, sejumlah pihak perusahaan menghampiri kami. Salah satunya mengaku konsultan mengatakan, bahwa "akan dikasi campuran di tengahnya pak, tidak mungkin mau dibiarkan begitu." ucap Safar mengikuti ucapan konsultan proyek tersebut.

Dirinya mengajak seluruh elemen mesyarakat ikut mengawasi proyek-proyek yang dikerjakan asal jadi, khususnya di Konawe Utara, seperti pengawasan pembangunan tanggul di Jalan Lambuduria, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara.


Laporan: Arifin Lapotende

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations