Iklan Clarion

Terbengkalai, Stand Pameran di Stadion Gelora Rawan Digunakan Maksiat

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Puluhan bangunan stand pameran di kompleks stadion Gelora Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara dibiarkan terbengkalai sejak Tahun 2014.Bahkan kondisi bangunan yang menelan anggaran berkisar Rp 600 juta melalui APBD Tahun 2014 kini kondisinya mulai rusak.

Pantauan SULTRAKINI.COM di kompleks Stadion Gelora yang letaknya di Kelurahan Lalombaa Kecamatan Kolaka tampak puluhan bangunan stand di sisi depan terlihat menganga lantaran pintu rol yang terbuat dari material aluminium telah rusak. Bahkan,  lantainya pun mengalami ambles karena tekstur tanah yang labil.

Mencengangkan, rupanya dari sejumlah ruangan stand yang pintunya sudah rusak terlihat botol minuman keras yang berhamburan dilantai. Bahkan, dikala malam hari diduga dijadikan tempat bersenggama “si hidung belang”.

Begitu halnya dengan toilet permanen yang disediakan dibeberapa spot pun tampak kondisinya telah rusak. Diantaranya, kran air, mata lampu dan sejumlah ubin yang melekat dilantai dan dinding kini tak terlihat lagi.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga melalui Bidang Perencanaan yang kini dijabat sementara oleh Mujabar terkesan lepas tangan soal pemanfaatan puluhan stand itu.

“Kami kan hanya pembangun, tapi awalnya ide ini muncul dari pihak Bappeda saat dijabat pak Fahcrudin Rahim. Saat itu dibangun tujuannya sebagai stand pameran atau pusat penjualan souvenir. Tapi setelah selesai dibangun tahun 2014 sampai sekarang ini tak kunjung difungsikan,” terang Mujabar ditemui SULTRAKINI.COM di ruang kerjanya, Selasa (6/12/2016).

Mujabar yang kini menjabat Kabid Pendidikan Dasar, pun prihatin lantaran proyek yang mengeruk uang rakyat ratusan juta rupiah itu terbengkalai. Bahkan, dijadikan tempat maksiat.

“Apalah gunanya kita gunakan uang rakyat tapi bangunan itu tidak difungsikan sesuai ide awalnya. Kini justru  ada orang uang gunakan sebagai tempat maksiat,” tandas Mujabar.

Reporter: Sumardin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.