Iklan Clarion

Terduga Pelaku Pembakaran Rumah di Buton Tiba di Mapolda Sultra, Nasibnya Ditentukan Malam ini

Bentok di Buton

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak 82 terduga pelaku pembakaran rumah warga di Desa Gunung Jaya yang ditangkap aparat kepolisian tiba di Markas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (8/6/2019) malam.

Puluhan terduga pelaku ini diangkut menggunakan bus dan truk Dalmas Polda Sultra melalui penyeberangan Pelabuhan Amolengo.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Setiba di Mapolda Sultra, satu-persatu terduga pelaku langsung digiring ke ruang pemeriksaan Direktorat Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sultra.

Selain mengamankan terduga pelaku, aparat juga menyita ratusan senjata tajam (sajam), terdiri dari busur, tombak, parang, linggis, dan minuman keras jenis bir bintang sepuluh botol.

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto, menerangkan status tersangka akan ditetapkan malam ini setelah menjalani proses pemeriksaan secara maraton.

“Malam ini juga langsung kita umumkan siapa saja yang menjadi tersangka dan berapa jumlahnya. Penetapan tersangka dilakukan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik,” jelas Iriyanto di Mapolda Sultra, Sabtu (8/6/2019).

Ratusan jenis sajam yang disita juga dijadikan barang bukti untuk proses penyelidikan selanjutnya.

Menurutnya, sajam inilah yang diduga digunakan warga saat kerusuhan di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton.

“Ratusan jenis sajam ini kita sita untuk barang bukti penyidikan. Diduga kuat sajam ini mereka pakai saat penyerangan pada saat kerusuhan antar-dua desa di Buton. Namun, kita masih akan tunggu hasil penyelidikan terlebih dahulu,” tambahnya.

Sebelumnya, bentrok antar-warga Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo di Kecamatan Siontapina berlangsung pada malam takbiran Idul Fitri 1440 H. Bentrok ini berdampak pada pembakaran puluhan rumah, ratusan warga terpaksa mengungsi, sejumlah warga luka-luka, dan dua orang meninggal dunia.

(Baca: Total Dua Korban Jiwa Akibat Bentrok di Buton)

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.