SULTRAKINI.COM: KENDARI - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) merupakan salah satu perguruan tinggi, yang memenangkan Program Hibah Bina Desa dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti. PHBD diperuntukkan bagi organisasi mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia pada 2017.

Terima Kasih PHBD UMK,, Daya Tarik Pariwisata Tamborasi Meningkat
PHBD UMK di wisata Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sultra. (Foto: Dok.UMK/SULTRAKINI.COM)

Melalui program ini, BEM UMK kemudian ditugaskan melakukan Pengembangan Ekowisata Terpadu Three in One (Sungai-Laut Danau) di Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara selama empat bulan. Tugas akan digeluti mulai dari perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, monitoring, dan pelaporan akhir kegiatan. Termasuk, penataan ulang manajemen dan promosi wisata Desa Tamborasi, sampai peningkatan pendapatan masyarakat desa setempat dalam mendukung program Wonderful Indonesia.

Ketua Tim PHBD UMK, Alham Syukur mengungkapkan Pengembangan Ekowisata Terpadu Three in One dirancang membuat destinasi wisata terpadu yang menghubungkan antara sungai Tamborasi (sungai terpendek di dunia)-wisata laut (terumbu karang)-danau biru, melalui jalur 3 in 1. Sehingga wisatawan dapat menikmati paket wisata yang selama ini belum pernah dibuka oleh pengelola wisata di Tamborasi.

“Konsep ini pertama ada di Indonesia, yakni di Sultra,” kata Syukur kepada SultraKini.Com, Jumat (27/10/2017).

Disamping pengembangan itu, satu hal yang lebih dirasakan timnya, yaitu dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan selama duduk di bangku kuliah.

Di kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Perikanan UMK melakukan transplantasi karang atau penanaman bibit karang, mahasiswa Fakultas Teknik melakukan penataan ulang kawasan wisata dan membangun aksesoris wisata (foto booth area), penataan kawasan kuliner, pembuatan bak sampah edukasi dan pembuatan rakit singgah yang semua wahana tersebut dapat dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Tamborasi.

Sosialisasi PHBD UMK kepada warga Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sultra. (Foto: Dok.UMK/SULTRAKINI.COM)

Pengelola Wisata Tamborasi, Abu Naim mengatakan manfaat PHBD melalui program Pengembangan Ekowisata Terpadu Three in One, mulai dirasakan masyarakat desa yang ditandai peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang berdampak pada meningkatkan pendapatan penjualan tiket masuk. Selain itu para penjual makanan, penyedia jasa perahu, penyewaan pelampung sampai penjualan aksesoris juga merasakan dampak positifnya.

“Kami sangat senang dengan kegiatan mahasiswa UMK ini, akhirnya banyak pengujung yang datang dan penjualan tiket semakin meningkat. Kami mengucapkan terima kasih atas bakti dari mahasiswa UMK. Semoga kedepannya, dapat membuat program-program seperti ini untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ucap Abu Naim.

Wakil Rektor III UMK, Bambang Indro Yuwono ikut mengapresiasi kegiatan mahasiswa UMK yang bernilai positif dalam upaya pengembangan potensi mahasiswa dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat. 

“Program-program kemahasiswaan di UMK, kita sangat apresiasi dan universitas akan terus mendukung setiap kegiatan mahasiswa yang bernilai positif dalam rangka pengembangan potensi mahasiswa itu sendiri dan mengangkat citra UMK di masyarakat,” ungkap Bambang.

Sebelumnya, UMK telah berhasil memenangkan program PHBD selama lima tahun berturut-turut sejak 2012 lalu. Program ini termasuk program hibah dikti kategori besar, karena pemenangan setiap tahunnya terbatas. Sebab, dari 5000 an proposal hanya diterima 120 proposal penerima dana hasil seleksi pusat.


Laporan: Firmansyah Asapa

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations