SUARA

Terlalu! Kasatpol PP Bombana Tendang Bawah Perut Honorer Wanitanya

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Tindakan oknum pejabat di Kabupaten Bombana ini tidak layak ditiru. Karena tidak dapat mengontrol emosinya, Kasat Pol PP Bombana Andi Maparenang, menganiaya dua bawahannya hingga memar. Akibatnya, ia dilaporkan ke Polisi.Kejadian bermula ketika dua korban, masing-masing Sumiati (20) dan Kurnia (31), menunggu Kasatpol PP yang memegang kunci kantor, karena hendak membersihkan ruangan pimpinannya itu. Naasnya, bukannya mendapat pujian, dua wanita yang masih berstatus honorer ini malah mendapat tendangan dari Kasatnya hingga mengenai area sensitif, bagian perut, serta paha, tanpa alasan yang jelas. Mereka pun melapor ke Polisi.Kepada Polisi, Sumiati mengaku ditendang di area perut bagian bawah, mengakibatkan luka dan memar. Saat melapor, Selasa (5/1/2015) sore, Sumiati mengaku masih merasa kesakitan di area bekas tendangan itu. “Kejadiannya itu sekitar jam 10.00 pagi, Kasat baru masuk kantor. Begitu turun dari mobilnya, dia langsung masuk kantor dan tanpa banyak bicara langsung menadang pintu. Kami sangat kaget sebab secara tiba-tiba kami ikut ditendang, tanpa diketahui apa kesalahan kami,” ujar Sumiati kepada penyidik.Perempuan asal Desa Lantari Kecamatan Lantari Jaya ini menjelaskan, saat itu dia bersama rekannya berniat untuk membersihkan ruangan pimpinannya itu. Mereka lantas menunggu Kasat, karena dia selalu membawa pulang sendiri kunci ruangannya.”Jadi untuk membersihkan ruangannya itu, harus menunggu dulu dia datang. Begitu dia muncul sekitar jam 10.00, kami berdua siap-siap membersihkan ruangannya. Tapi begitu datang tiba-tiba saja dia menendang pintu, lalu menendang kami berdua,” kata Sumiati.Tindakan tidak terpuji yang dilakukan Andi Maparenang itu, diakui pula oleh korban lainnya, Kurnia. Bahkan kata dia, setelah menendang, Kasat mengeluarkan kata-kata kasar kepada keduanya.”Saya ditendang dibagian paha kiri bagian belakang. Dia menendang dengan kaki kanannya. Memar kebiru-biruan bekas tendangannya itu di paha saya,” terangnya kepada penyidik.Sementara itu, Kasat Pol PP Bombana Andi Maparenang saat dikonfirmasi usai kejadian, mengaku khilaf. Bahkan dirinya menampik bila melakukan tendangan itu.”Aku cuma senggolkan kaki, dan ada yang sempat kena pahanya. Dan ada juga saya ancam (mau tendang), tapi tidak kena. Tapi saya sudah menghadap ke Sekda dan Asisten III untuk minta maaf, dan saya akan meminta maaf kepada mereka (korban),” alasnya.Andi Maparenang mengaku melakukan tindakan itu karena kesal akan kebersihan kantor. Ruangan yang kotor membuat anggotanya libur lebih awal. “Ini sebenarnya cuma teguran, namun saya khilaf,” katanya.Pengakuan menyenggolkan kaki kepada dua honorernya itu, terbantahkan oleh hasil visum RSUD Bombana yang membenarkan terjadinya luka dan memar di tubuh korban. “Saya tidak bisa menjelaskan hasil visum. Itu sudah saya tulis semua hasil visumnya, dan kecuali polisi yang boleh ambil itu. Saya tidak bisa buka terkait itu ke umum,” terang dokter Agus Zahra yang melakukan visum pada Sumiati dan Kurnia. Agus membenarkan jika terjadi luka lecet dan memar di tubuh korban yang diperiksanya. Akibat perbuatannya, Andi Maparenang dilaporkan ke Polres Bombana dengan nomor laporan LP/3/I/2016 atas tuduhan tindakan penganiayaaTerlalu! Kasatpol PP Bombana Tendang Bawah Perut Honorer Wanitanyan. Tindakan kekerasan yang dilakukan Kasat pada anggotanya, rupanya bukan cuma kali ini.”Ini sudah kesekian kalinya. Pernah ada anggota Pol PP sempat pingsan akibat perlakukan kasat ini,” ungkap salah satu anggota Satpol PP Bombana yang enggan disebutkan namanya kepada SULTRAKINI.COM, saat mengantar dua kawannya melapor ke Polres Bombana.Kontributor: Badar
Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.