Terus Meningkat, ODP Virus Corona di Sultra Berjumlah 982 Orang

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau Covid -19 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin bertambah dari jumlah yang diumumkan sebelumnya.

Sebelumnya pada Rabu (18/3/2020), Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Hasnah menyampaikan jumlah warga ODP akibat virus corona sebanyak 171 orang.

Pada hari ini, Senin (23/3/2020), Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal, menyampaikan jumlah ODP bertambah sebanyak 982 orang, pasiem dalam pemantauan (PDP) 15 orang dan pasien yang positif sebanyak tiga orang.

Secara rinci, 982 ODP tersebut berasal dari, Kota Kendari sebanyak 80 orang, Kabupaten Konawe sebanyak 54 orang, Konawe Utara 10 orang, Konawe Timur sebanyak 21 orang, Kolaka sebanyak 5 orang, Kolaka Utara sebanyak 52 orang, Bombana sebanyak 219 orang, Wakatobi 3 orang, Bau Bau sebanyak 158 orang, Buton sebanyak 94 orang, Buton Utara sebanyak 52 orang, Muna sebanyak 24 orang, Muna Barat sebanyak 47 orang, Buton Tengah sebanyak 214 orang.

Sementara tiga kabupaten lainnya, yakni Konawe Selatan, Konawe Kepulauan dan Buton Selatan hingga saat ini dilaporkan belum ada orang yang masuk dalam kategori ODP.

Fortune

Sama halnya dengan pasien dalam pemantauan (PDP) juga mengalami peningkatan dari jumlah yang diumumkan sebelumnya yaitu lima orang. Saat ini PDP bertambah menjadi 15 orang, dengan rincian Kendari sebanyak 9 orang, Konawe 3 orang, Kolaka 1 orang, Jakarta 1 orang dan Sulawesi Tengah 1 orang.

La Ode Rabiul Awal mengatakan, berdasarkan keterangan resmi dari pemerintah pusat bahwa untuk Sultra tidak ada penambahan casus baru virus corona, masih seperti kasus positif sebelumnya yaitu sebanyak tiga orang.

“Perkembangan ODP total sebanyak 982 orang, PDP sebanyak 15 orang dan satu PDP dilaporkan meninggal dunia,” ujarnya, Senin (23/3/2020) malam.

Ia jelaskan, peningkatan jumlah ODP berdasarkan surveillance, berdasarkan riwayat kontak kasus covid-19 maupun yang sedang menjalani isolasi, sehingga didapatkan ODP sebanyak 982 orang dari berbagai kabupaten/kota di Sultra. Hasil tersebut berdasarkan hasil dari tim Surveillance Dinkes Sultra dan kepolisian.

“Jumlah ODP terus meningkat karena memenuhi baik secara klinis, ada riwayat melakukan perjalanan di yang ada transmisi lokal atau riwayat kontak dengan pasien yang positif,” jelasnya.

Laporan: La Niati
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.