Tes SKD CPNS Pemkot Kendari 1428 Lulus Passing Grade, Maret SKB

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tes seleksi kompetisi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kota Kendari dimulai 7 sampai 11 Februari 2020, sebanyak 1428 peserta dinyatakan lulus passing grade.

Sementara itu, dari 3563 peserta yang terdaftar sebagai peserta, 162 diantaranya tidak mengikuti ujian dari 20 sesi ujian karena tidak hadir.

Kepala Dinas BKPSDM Kota Kendari, Susanti, mengatakan bagi mereka yang tidak mengikuti tahapan ujian tidak ada toleransi karena sudah tidak hadir.

“Tidak ada toleransi bagi mereka yang tidak hadir itu. Sebenarnya sebagian juga sudah hadir tapi terlambat, jadi mereka tidak ikut dan itu sudah ketentuan pusat,” kata Susanti, Rabu (12/2/2020).

Dari peserta yang lulus pasing grade, katanya, saat ini pihak panitia lokal sedang melakukan pengimputan berdasarkan peserta yang lulus di bidang masing – masing formasi dan dikali tiga berdasarkan kuota yang dibutuhkan.

Sedangkan untuk ujian lanjutan yakni seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi peserta yang lulus kompetensi dasar, panitia lokal masih menunggu informasi dari Panselnas BKN pusat.

Kampus

“Kemungkinan tes SKB ini dilakukan bulan Maret, karena data hasil tes kompetensi dasar ini akan dikirim di pusat,” ucapnya.

Dia juga belum memastikan apakah semua formasi yang dibutuhkan pemerintah kota terisi atau tidak karena belum keseluruhan terimput.

Dari hasil tes, nilai tertinggi dari keseluruhan peserta adalah 422 sebanyak dua orang pada formasi guru. Berdasarkan hasil tes jika dibandingkan dengan tes CPNS sebelumnya, dia menilai bahwa ini merupakan faktor penurunan standar penilaian.

“Kalau tahun lalu itu standar nilainya tinggi-tinggi, tapi tahun ini banyak yang lulus sampai 1428, padahal tim dari BKN itu katanya tahun lalu hampir setiap sesi itu ada yang tidak lulus, tapi tahun ini hampir setiap sesi lulus bahkan puluhan yang lulus,” ungkapnya.

Susanti juga menilai berdasarkan hasil tes ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tes ini betul-betul murni tidak ada permainan-permainan didalamnya murni hasil tes peserta.

“Nilainya semua murni tidak ada orang kedua atau ketiga, buktinya saja peserta yang tidak hadir tidak diizinkan ikut, artinya ini sudah menggambarkan bahwa mereka yang tidak ikut itu sudah kelihatan kedisiplinannya ketika misalnya jadi PNS,” pungkasnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: HabiruddinTes Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.