Tes Urin Pegawai KemenkumHAM, Kalau Terbukti Pakai Narkoba Akan Dipecat

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Berdasarkan instruksi langsung dari Kemenkumham pusat dan perintah Presiden RI Joko Widodo untuk memberantas Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum Dan HAM (Kemenkumham) di Indonesia melakukan tes urin secara serentak yang salah satunya di Kanwil Kemenkumham Sultra.

 

Berdasarkan instruksi Kemenkumham, dengan ditetapkannya Indonesia sebagai negara darurat Narkoba, maka apabila ada pegawai Lapas atau Rutan yang terbukti menjadi bendar dan pengedar maka akan langsung dipecat.

 

\”Berdasarkan instruksi Menteri kalau terbukti bandar dan pengedar ya dipecat, kalau pemakai akan di rehabilitasi, tapi kalau dia (pegawai Lapas) pemakai sampai ada indikasi pengedar ya tetap akan di pecat,\” ujar Ilham Djaya selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sultra pada SULTRAKINI.COM, Senin (4/04).

 

Selain itu Ilham Djaya juga menambahkan, pemberantasan Narkotika tidak saja dilaksanakan seperti menggelar operasi di Lapas dan Rutan (Rumah Tahanan) sebagaimana yang telah ramai diberitakan. Akan tetapi juga pihak Kemenkumham memberikan dorongan kepada para pegawainya untuk ikut memberantas narkotika.

Id Bulog

 

Kata Ilham Djaya, salah satu bentuk implementasinya yakni sebagaimana dilakukan adalah mengetes para pegawai Lapas apakah mereka menggunakan narkotika atau tidak.

 

\”Sebenarnya bukan kali ini saja dilakukan upaya pemberantasan narkotika, tapi sudah di beberapa tempat, dalam beberapa minggu terakhir saja sudah dilakukan di Rutan Unaaha, Lapas Kendari dan Rutan kendari,\” tutup Ilhan Djaya.

 

Berdasarkan pantauan SULTRAKINI.COM, kegiatan tes urin pegawai Kemenhumkam Sultra dilaksanakan pada pukul 08:00 WITA. Lebih dari 200 pegawai Lapas di periksa satu per satu oleh tim dari BNN.

Atas pelaksanaan tes urine ini, Ilham Djaya berharap, jika di tahun 2013 lalu ada 2 orang yang terindikasi positif Narkotika, ditahun ini semuanya dinyatakan bersih.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.