TI Sultra Genjot Pembinaan Atlet taekwondo Usia Dini

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tak hanya mempertandingkan kelas senior, kejuaraan provinsi (kejurprov) yang dilaksanakan Taekwondo Indonesia (TI) Sultra juga melombakan kelas kadet dan pra kadet. Hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan bibit atlet taekwondo yang andal dan berbakat, melalui pembinaan usia dini.

Ketua Panitia Kejurprov, Dediyansah Buduhama, menuturkan dalam kejurprov tersebut pihaknya melombakan 20 kelas pertandingan untuk kadet. Untuk kelas tanding terbagi menjadi putra/putri masing-masing 10 kelas dengan usia 12-14 tahun.

“Total peserta untuk kadet sebanyak 63 orang yang merupakan atlet dari 21 club termasuk utusan kabupaten kota,” ungkap saat kejurprov seleski atlet menuju pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di aula Poktekes Kemenkes Kendari, Sabtu (24/8/2019).

Sementara untuk kelas pra kadet terbagi dalam tiga kelompok usia, 6-7 tahun, 8-9 tahun dan 10-11 tahun. Untuk kelompok usia 6-7 tahun dan 10-11 tahun masing mempertandingkan 16 kelas, sementara usia 8-9 tahun sebanyak 20 kelas.

“Total peserta untuk pra kadet sebanyak 74 orang, hanya saja belum kami rinci berdasarkan kelompok usia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov TI Sultra, Dedi Muskar, mengungkapkan pertandingan kadet dan pra kadet memang perlu dilakukan untuk meningkatkan pembinaan atlet usia dini. Selain mengukur hasil latihan, melalui pertandingan resmi berharap mencari bibit atlet yang potensial dan berbakat.

“Kami melaksanakan pertandingan untuk kadet dan pra kadet ini untuk meningkatkan regerasi atlet. Selain itu, dalam kompetisi seperti juga dapat melatih mental tanding mereka sejak usia dini,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.