Tiap Bulan Jalan Raya Konawe Makan Korban, Ini Data Lengkapnya

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Tingginya angka kasus kecelakaan lalulintas (Lakalantas) Di Konawe, cukup mengkhawatirkan. Selama triwulan pertama 2016, Laka yang terjadi selalu memakan korban jiwa tiap bulannya.

 

Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Muh. Alka, melalui Kanit Lantas, Agus Salim menuturkan, selama Januari 2016 ada 14 kasus Laka. Dalam kasus selama satu bulan tersebut, setidaknya 2 orang meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya, mengalami luka ringan dan luka berat.

 

\”Kasus Laka selama Januari sebagian besarnya melibatkan kendaraan roda dua yang tercatat 22 unit. Sementara minibus 2 unit, dan pick up 1 unit,\” jelasnya.

 

Selain itu lanjut Agus, kasus Laka selama Januari juga melibatkan para pejalan kaki yang tertabrak. Ada juga pengguna sepeda dayung, yang tercatat dua unit. Korbannya adalah anak bawah umur.

 

Selanjutnya, pada bulan Februari 2016, kasus Laka yang terjadi sebanyak 10 kasus. Selama satu bulan berjalan, 1 orang meninggal dunia. Korban lainnya luka berat dan ringat.

 

\”Untuk Laka Februari melibatkan 13 unit sepeda motor, minibus 2 unit, pick up 2 unit truck fuso 1 unit, dan 1 sepeda dayung 1 unit. Ada juga pejalan kaki yang ditabrak sebanyak 2 orang,\” terangnya.

 

Agus menambahkan, kasus tabrak lari juga masih terjadi didua bulan tersebut. Satu kasus pada Januari dan dua kasus pada Februari. Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pelacakan pelaku.

 

\”Pelacakan agak sulit, karena kadang tidak adanya saksi atas kasus itu. Pelaporannya juga kadang sering terlambat. Kejadiannya pagi, lapornya sore. Atau keesokan harinya, makanya pelaku susah untuk dilacak,\” tambahnya.

 

Sementara untuk kasus selama Maret, Agus mengaku belum melakukan rekapitulasi. Namun, sejauh pengamatan media ini, terdapat korban meninggal dunia akibat Laka. Misalnya, korban Laka pada 6 Maret lalu, bernama Sasman warga Kecamatan Wonggeduku. Ia meninggal pada tanggal 10 Maret di RS Bahteramas akibat luka parah yang dideritanya.

 

Editor : Taufik Qurahman 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.