Tim 7 Jokowi Center Dibentuk di Sultra, Apa Tujuannya ?

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tim 7 Jokowi Center baik di tingkat pusat maupun daerah mulai dibentuk di seluruh Indonesian. Begitu pula di Sulawesi tenggara (Sultra) yang akan dikukuhkan pada Minggu 23 September 2018.

Di Sultra, Tim 7 Jokowi atau lebih dikenal dengan Yayasan Jokowi Center merupakan gabungan dari pengurus partai, lembaga swadaya masyarakat (LSM), Wiraswasta maupun pensiun ASN.

Tim 7 Jokowi Center Sultra di pimpin oleh LM. Erawan Asman atas mandat dari Jokowi Center Pusat

LM. Erawan Asman mengatakan tujuan dari Tim 7 Jokowi untuk mewujudkan pemikiran gagasan besar Presiden Jokowi.

Kata Erawan, Tim 7 sebagai “mata dan telinga” Jokowi di daerah guna untuk memastikan program kinerja Presiden Jokowi tuntas dan tepat sasaran. Juga memberikan saran dan masukan dari hasil temuan diberbagai daerah tentang kondisi masyarakat dalam bidang ekonomi, politik dan keamanan.

“Jadi, Tim 7 Jokowi Center ini, akan turut membantu dalam pemantauan isu, sosialisasi dan publikasi media sosial, diskusi media, penulisan artikel opini dan kegiatan sosial. Kita juga akan terlibat aktif merekrut anak muda lokal (opinion leader) serta menciptakan trend kaum milenial,” ungkap Erawan saat menggelar konferensi pers di Sekertariat Jokowi Center di Kawasan Perumahan Citraland Kendari , Kamis (20/9/2018).

Nantinya, lanjutnya, dalam menangani satu persoalan, ditingkat kabupaten/Kota maka akan dibentuk tim kecil ad hoc. Tim itu akan diketuai langsung salah satu anggota tim 7 Jokowi Center dan berakhir masa kerjanya bilamana persoalan tersebut sudah selesai.

“Informasi, data maupun fakta yang didapatkan nanti dapat dijadikan panduan, merekomendasikan dan masukkan kepada Presiden Jokowi dalam mengambil berbagai kebijakan,” terang Erawan pada awak media.

Guna mempermudah mendapatkan informasi, dan pemetaan kondisi dan menjaring aspirasi masyarakat, tim ini, akan membentuk Centre Analytics yang secara khusus melakukan analisis berbagai persoalan bangsa, termasuk di Sultra.

“Kita coba menyajikan analisis data, perpaduan antara dunia maya melalui media online, media sosial, dan kondisi aktual di masyarakat yang selama ini disajikan oleh lembaga-lembaga survey,” bebernya.

Rencananya, saat pengukuhan nanti, tim ini juga akan mengundang perwakilan pemerintah, tokoh politik maupun media massa.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.