SULTRAKINI.COM: KENDARI - Kepolisian Resor Konawe belum memastikan kasus yang menjerat Klinik Azalia bagian malapraktik, Selasa (14/11/2017). Pasalnya, keterangan saksi ahli belum dikantongi pihaknya hingga kini.

Tim Dokter Selidiki Dugaan Malapraktik di Konawe
Kapolres Konawe, AKBP Muhamad Nur Akbar. (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

"Itu bukan kompetensi kita. Kami masih menunggu keterangan dari saksi ahli dari kedokteran yang saat ini masih melakukan pengecekan terhadap kasus tersebut," terang Kapolres Konawe, AKBP  Muh. Nur Akbar ditemui di Mako Brimob Polda Sultra, Selasa (14/11/2017).

(Baca: Polres Konawe Teruskan Menyelidiki Dugaan Malapraktik Klinik Azalia)

Sebelumnya, Polres Konawe telah memeriksa oknum pegawai Klinik Azalia yang disebut-sebut pelaku atas komanya bayi berusia lima bulan bernama Zahra, anak pasangan Yuni dan Gogo pada 10 November lalu.

"Keterangan yang bersangkutan, bahwa yang dilakukannya sudah sesuai dengan sistem operasional prosedur (SOP) dalam tindakan pemberian obat. Obat yang diberikan juga berdasarkan resep dokter yang sudah disiapkan berdasarkan keluhan penyakit pasien bayi itu," jelas Akbar.

Akibat kondisi tersebut, korban pun mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Konawe.


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations