Pilkada koltim

Tim Sulawesi Tourism Consulting Temukan Gua Baru Eksotis di Baubau, Diberi Nama Lia lia

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Satu lagi kekayaan alam yang ada di Kota Baubau yang baru saja ditemukan oleh Tim Sulawesi Tourism Consulting (STC) saat melakukan ekspedisi wisata di kota itu yakni gua yang sangat eksotis nan indah. Sementara, gua ini diberi nama Gua Lia lia.

Gua ini terletak tidak jauh dari pantai Nirwana. Sebutan Lia lia tersebut diberikan oleh tim Sulawesi Tourism Consulting (STC) yang melakukan ekspedisi destinasi wisata baru untuk Kota Baubau.

Akses menuju Gua laut Lia lia ini bisa menggunakan perahu yang jaraknya kurang lebih 150 meter dari bibir pantai Nirwana menuju Barat. Namun untuk bisa melihat langsung keindahannya pengunjung harus menyelam.

Dalam proses ekspedisi ini tim Sulawesi Tourism Consulting yang turun dengan divisinya masing-masing yang punya potensi dibidangnya turut dibantu oleh tenaga ahli, diantaranya Robin Cuesta penyelam gua dunia dari Perancis dan Jessy Krief penyelam gua dunia dari Amerika.

Sementara tenaga ahli dari Indonesia yakni Karisma Yudha, yang memiliki lisensi master cave, susur gua kering dari Tuban dan Jatim, serta tenaga ahli arsitek design kawasan wisata, Yudi, lulusan Universitas Udayana, Bali.

Tim STC ini melakukan ekspedisi tujuannya memang khusus untuk mempelajari dan mengetahui bagaimana manajemen pariwisata, bagaimana mengembangkan pariwisata, bagaimana membangun suatu kawasan wisata.

Ketua Tim dan Fasilitator Ekspedisi Destinasi Wisata Baru di Kota Baubau, Dewi Rahman mengatakan, gua Lia lia ini memiliki kekayaan yang sangat luar biasa dan melimpah.

Pilkada

“Penyelam dunia juga punya data fosil, ornamen, dan jenis batu quartznya di gua ini, kalau punya nilai jual itu sangat tinggi,” kata Dewi, Rabu (4/11/2020).

Menurut Dewi dan tim, selain beberapa hal tersebut, gua ini juga memiliki potensi lain yang sangat luar biasa, jika dilihat dari kacamata konsultan pariwisata. Pasalnya banyak hal baru yang ditemukan didalamnya.

“Gua laut Lia lia itu memang punya potensi bukan main, disana ada fosil kepala buaya, ada fosil penyu raksasa, ada fosil ikan yang belum kita ketahui jenisnya,” kagum Dewi.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Moh Abduh mengungkap, memang disepanjang 42 kilometer pinggiran pantai Nirwana sangat banyak titik selam. Termasuk pada Gua Lia lia yang memiliki panjang lebih dari 240 meter yang diidentifikasi oleh tim ekspedisi.

“Nirwana yang selama ini kita kenalkan hanya gowa moko, ternyata masih ada oleh mereka ditemukan satu gua yang pada ekspedisi panjang benangnya hanya 240 meter. Guanya masih berliku-liku bisa lebih panjang lagi, namun yang baru diidentifikasi sedalam 240 meter,” terang Abduh

Pengidentiikasian wisata di Kota Baubau kata Abduh, dilakukan agar kedepannya jumlah tempat wisata di Kota Baubau bertambah sehingga Baubau memiliki banyak pilihan wisata saat menerima wisatawan.

“Sehingga nanti kalau kita tawarkan kepada turis yang berwisata di Kota Baubau alternatifnya banyak. Dia (wisatawan,red) mau wisata air, wisata gunung, wisata budaya dan wisata lain yang ada sama kita,” tutupnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.