SUARA

Timsel Bawaslu Mubar Dinilai Tidak Transparan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tim Seleksi (Timsel) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna Barat (Mubar), dinilai tidak transparan dalam perekrutan peserta Bawaslu.

Pasalnya, Timsel Bawaslu meloloskan peserta tamatan tingkat SMA yang sama sekali tidak memiliki opini dan pengalaman dibidang  kepemiluan. Tentu itu adalah kasus yang  patut diduga ada kejanggalan terhadap seleksi Bawaslu. Hal ini diungkapkan salah satu peserta tes Bawaslu Kabupaten Muna Barat, La Ode Junaim.

Menurut Junaim, terdapat keanehan Timsel saat melakukan seleksi berkas. Contohnya, Timsel dalam pemberian skoring nilai peserta yang punya pengalaman nilainya rendah dan tidak lolos berkas. Sementara yang tidak memiliki pengalaman nilainya tinggi.

Ia merasa, dirinya yang tingkat pendidikan Strata-1 (S1) , memiliki opini kepemiluan, pengalaman sebagai ketua PPK, dan berkas lengkap berdasarkan bukti tanda terima berkas dari Timsel, justru tidak lolos berkas.

yamaha

“Saya pernah seleksi KPU Mubar mulai berkas, cat dan psikologi saya lolos mestinya itu sebagai pembanding. Jika pemberkasan saya ada yang kurang mestinya ada konfirmasi dari pihak Timsel. Namun sampai keluarnya pengumuman tidak ada konfirmasi, atas dasar tersebut saya anggap berkas saya lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan mestinya Timsel memperhatikan kompetensi pelamar sebagai dasar penilaian bukan justru meloloskan yang integritas dan pengalaman kepemiluan tidak ada.

“Timsel wajib membuka skoring nilai sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap publik. Jika tidak maka proses seleksi jangan sampai terkesan hanya formalitas mengabaikan kualitas,” tutupnya

Laporan:La Ismeid
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.