Iklan Clarion

Tinggalkan Eropa, Wesley Sneijder Berlabuh di Qatar

SULTRAKINI.COM: Wesley Sneijder sudah sampai di ujung jalan. Setelah menjalani karier cemerlang selama 15 tahun di persepakbolaan Eropa, pemain asal Belanda ini memutuskan untuk menyudahi semua itu.

Namun, ini bukan perpisahan sepenuhnya. Sneijder masih akan bermain sepak bola, setidaknya sampai satu setengah tahun ke depan. Hanya saja, hal itu akan dilakoninya bersama klub Qatar, Al-Gharafa.

Al-Gharafa sendiri merupakan klub kedua Sneijder musim ini. Sebelumnya, pada awal musim ini, dia memutuskan untuk bergabung dengan Nice. Dia bergabung dengan klub Prancis itu dengan status bebas transfer dari Galatasaray. Akan tetapi, di klub asuhan Lucien Favre itu, Sneijder gagal mendapat tempat. Selama enam bulan, dirinya hanya bermain sebanyak dua kali.

Mengenai kepindahannya ke Al-Gharafa ini, Sneijder tidak punya banyak kata. Kepada RTL Boulevard, pemain 33 tahun ini berkata, “Ini adalah petualangan dan tantangan yang menyenangkan. Aku bahagia bisa melakukan ini bersama keluargaku.

Meski sejak bermain untuk Galatasaray namanya tak lagi kerap terdengar, Wesley Sneijder pernah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Pada 2010, dia berhasil membawa Internazionale meraih trigelar. Setelah itu, pada gelaran Piala Dunia di Afrika Selatan, dia juga sukses membawa Belanda melaju ke partai puncak.

Sneijder sendiri merupakan produk akademi Ajax. Sejak berusia tujuh tahun, dia sudah menimba ilmu di sana dan pada tahun 2002, ketika berusia 18 tahun, pria kelahiran Utrecht ini dipromosikan ke tim senior. Di sana, Sneijder bertahan selama lima tahun sebelum akhirnya dipinang Real Madrid.

Sneijder tidak bertahan lama di Real Madrid. Tepatnya, hanya dua tahun. Namun, di sana, dia berhasil mempersembahkan satu gelar La Liga untuk Los Merengues. Setelah dua tahun di Madrid itu, pemain bertinggi 170 cm ini baru hijrah ke Internazionale. Setelah empat tahun di Inter, dia pun hengkang ke Galatasaray pada 2013 sebelum kemudian berlabuh ke Nice.

Kini, ingar bingar itu bakal ditinggalkan Sneijder. Walau begitu, di Al-Gharafa nanti, dia akan tetap merasakan sentuhan Eropa dengan kehadiran Luis Antonio Jimenez Garces dan Vladimir Weiss. Jimenez adalah pemain asal Cile yang pernah malang melintang di Serie A bersama Inter, sementara Weiss adalah alumnus akademi Manchester City yang juga pernah berlaga di Serie A bersama Pescara. Selain itu, di klub barunya nanti, Sneijder juga akan menjadi rekan setim pemain berdarah Indonesia, Andri Syahputra.

Sumber: Kumparan.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.