SULTRAKINI.COM:KENDARI- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali merelease keadaan ketenagakerjaan di Sultra. Pihak BPS Sultra mencatat jumlah angkatan kerja pada Agustus 2017 sebanyak 1.200.605 orang.

Tingkat Pengangguran Terbuka di Sultra Naik
ilustrasi

Kepala BPS Sultra, Atqo Mardiyanto, mengatakan bahwa jumlah tersebut berkurang sekitar 53.019 orang atau 4,23 persen dibanding Agustus 2016. Jumlah tersebut juga berkurang 60.803 orang atau 4,82 persen dibanding Februari 2017.

Hal tersebut menggambarkan terjadinya penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Penurunan TPAK, memberikan indikasi adanya penurunan potensi ekonomi dari sisi pasokan tenaga kerja.

Ia juga mengatakan penduduk bekerja di Sultra pada Agustus 2017 sebanyak 1.160.974 orang, mengalami pengurangan sebanyak 58.574 orang dibanding Agustus 2017. Serta berkurang 60.910 orang dibanding Februari 2017.

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2017 sebesar 3,30 persen, naik 0,58 poin dibanding Agustus 2016 dan naik 0,16 poin dibanding Februari 2017,” ungkap Atqo belum lama ini.

Pihaknya menjelaskan bahwa pada Agustus 2017 sebesar 63,71 persen penduduk bekerja pada kegiatan informal. Sedangkan presentase pekerja informal turun 4,82 persen poin dibanding Agustus 2016.

Dalam waktu satu tahun terakhir, sektor-sektor yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja adalah sektor jasa kemasyarakatan, sektor industri, sektor lembaga keuangan, serta sektor listrik gas dan air minum.

Sementara itu, terdapat 36,44 persen penduduk tidak bekerja penuh waktu atau jam kerjanya kurang dari 35 jam seminggu mencapai 10,76 persen, setengah penganggur dan 25,68 persen pekerja paruh waktu.


Laporan : Nova Aliza

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations