SUARA

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di Sultra Meningkat

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Sulawesi Tenggara pada Oktober 2019 tercatat 47,58 persen, atau naik 11,11 poin dibandingkan TPK September 2019 yang tercatat 36,47 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Sultra, Mhammad Edy Mahmud, mengatakan jika dibandingkan dengan Oktober 2018 yang tercatat 45,30 persen maka terjadi peningkatan sebesar 2,28 poin di bandingkan Oktober 2019 tercatat 47,58 persen.

“Dari Oktober 2018 sampai Oktober 2019 untuk TPK tertinggi terjadi pada Desember 2018, yaitu tercatat 67,16 persen, sedangkan TPK terendah pada Mei 2019 yang tercatat 32,07 persen,” ujar Edy, Jumat (6/12/2019).

Sementara Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) Hotel Bintang di Sultra pada Oktober 2019 tercatat 66,99 persen, mengalami peningkatan sebesar 22,55 poin bila dibandingkan keadaan September 2019 yang tercatat 44,44 persen. Terjadi peningkatan sebesar 13,09 poin bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 53,90 persen.

“Seperti halnya TPK, untuk TPTT dari Oktober 2018 sampai Oktober 2019 tertinggi pada Desember 2018, yaitu 78,65 persen, sedangkan TPTT terendah pada Juni 2019, yaitu 35,99 persen,” jelas Edy.

yamaha

Secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing dan dalam negeri (domestik) hotel bintang di Sultra pada Oktober 2019 sebesar 2,14 hari, mengalami peningkatan sebesar 0,49 poin, dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada September 2019 (1,65 hari).

Jika dibandingkan antara tamu dalam negeri (domestik) dengan tamu asing, rata-rata lama menginap tamu dalam negeri (domestik) lebih rendah dari rata-rata lama menginap tamu asing, yang pada Oktober 2019 masing-masing tercatat 2,14 hari dan 2,25 hari.

“Persentase perbandingan antara tamu asing dengan tamu dalam negeri (domestik) hotel bintang di Provinsi Sulawesi Tenggara di Oktober 2019 tercatat 99,38 persen adalah tamu dalam negeri (domestik) dan sisanya 0,62 persen adalah tamu asing, atau terjadi pergeseran 0,06 poin,” ungkapnya.

Rata-rata lama menginap tamu (asing dan dalam negeri) dari Oktober 2018 sampai Oktober 2019, tertinggi pada Desember 2018 yang tercatat 2,33 hari kemudian terendah pada Februari 2019, yaitu 1,54 hari.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.