Iklan Clarion

Tingkatkan PAD, Bapenda Buteng Minta Tambah Anggaran

SULTRAKINI.COM: BUTON TEMGAH – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buteng, Lukman, mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) per 31 Oktober 2018 lebih dari Rp2,22 miliar. Atas pencapaian tersebut pihaknya meyakini PAD tahun ini bakal melampaui PAD 2017 sebesar lebih dari Rp3 miliar.

“Insyaallah kami bisa lampaui, karena retribusi PBB akhir tahun baru masuk semuanya, kalau kami tidak capai dan lampaui berarti kami tidak kerja,” tutur Lukman saat ditemui Sultrakini.com diruang kerjanya, Rabu (14/11/2018).

Lukman mengaku, salah satu kendala yang dihadapi sekarang yakni kurangnya personil di lapangan, sehingga petugas kewalahan dalam melakukan penagihan, ditambah lagi dengan minimnya anggaran.

“kami juga agak ragu-ragu untuk menyuruh mereka, karena tidak ada porsi anggaran untuk mereka. Terus terang saja kami agak segan untuk menyuruh karena kerja di lapangan sangat cape dan membutuhkan tenaga ekstra,” ujarnya

Untuk itu, pihaknya berharap ada tambahan anggaran di Bapenda.

“karena kami disini, kegiatan lapangannya sangat banyak, karena kami turun menagih mencari uang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PAD per 31 Oktober 2018 yakni pajak restoran dan rumah makan Rp4.448.400, pajak hiburan Rp8.858.400, pajak reklame 8.886.000, pajak penerangan jalan PLN Rp1.485.484.940, PBB pedesaan dan Perkotaan Rp363.623.285, bea perolehan hak atas tang dan bangunan Rp36.832.370 dan pajak mineral bukan logam dan batuan Rp312.484.000.

Laporan: Ali Tidar
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.