Iklan Clarion

Tips Jitu Jualan di Media Sosial

SULTRAKINI.COM: Bisnis hijab di Indonesia masih jadi lahan primadona. Media sosial seperti Instagram dan Facebook jadi wadah paling nyaman bagi para pedagang hijab untuk berjualan. Khususnya bagi pebisnis yang tokonya masih kecil, media sosial jadi sarana gratis memamerkan dagangannya.

Namun, dengan menjamurnya bisnis hijab di Indonesia tentunya perlu strategi khusus. Apa saja yang harus diberi perhatian lebih di tahun 2018.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

1. Andalkan Influencer 

Seperti tahun sebelumnya, influencer atau buzzer di media sosial masih akan memberikan pengaruh besar. Sisihkan dana marketing untuk slot ini. Ada banyak sekali selebgram berhijab yang bisa dipilih. Silahkan pilih hijabers yang paling sesuai profilnya dengan produk.

2. Buat Komunikasi Dua Arah

Bukan rahasia lagi kalau pelanggan semakin aktif bertanya di Instagram. Entah itu melalui komentar di postingan ataupun melalui DM (Direct Message). Menurut data Sprout Social di tahun 2017, para pelanggan lebih respek terhadap toko online yang ramah menjawab pertanyaan mereka. Adanya komunikasi dua arah membuat akun toko online  lebih terpercaya.

Menurut Forbes, harus bisa mengajak para pelanggan untuk memberikan saran ataupun rekomendasi produk yang mereka mau. Memberikan pertanyaan di caption untuk dijawab oleh para followers atau membuat kuis-kuis khusus bisa jadi pilihan.

3. Lebih Aktif di Instagram Story

Fitur Instagram Story punya tempat tersendiri bagi pengguna media sosial. Fitur ini memberikan sisi ‘humanis’ dari sebuah toko sekaligus bisa memberikan informasi tambahan. Menurut data dari Sprout Social, 1 dari 5 Instastory bisa mendapatkan setidaknya satu balasan dari pelanggan.

Insta-story juga jadi ide bagus untuk iklan baik oleh buzzers maupun iklan berbayar dari Instagram. Jangan lupa untuk memberikan balasan jika ada yang membalas Insta-Story. 

Sumber: detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.