TMMD Mubar : Penyuluhan Ekonomi Terpadu untuk Bangkitkan Industri Kecil

SULTRAKINI.COM : MUBAR- Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 96 memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satunya masyarakat desa Sukadamai Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat.

 

Sebanyak 73 orang warga serta seluruh perangkat desa Sukadamai mengikuti penyuluhan terpadu yang dibawakan oleh Dinas Perindustrian dan perdagangan (Dieprindag) Kabupaten Muna Barat.

 

Dalam sambutannya, DANDIM 1416/Muna Letkol Arh Hendra Gunawan mengatakan kegiatan ini adalah salah satu wujud sasaran non fisik dari kegiatan TMMD ke 96 jadi selain kita melakukan kegiatan pembangunan fisik, kita juga memberikan kegiatan yang sifatnya non fisik.

 

\”Ada beberapa materi kegiatan non fisik yang tersaji pada kegiatan TMMD ke 96 ini. Seperti pada hari ini Kamis (12/5/2016) materinya tentang Perindag, rupanya banyak warga yang antusias tentang perindustrian dan perdagangan, disamping dapat mengetahui bagaimana menanyakan kredit usaha, juga bagaimana kesulitan mereka ditampung oleh Dinas Perindag serta bagaimana upaya mereka untuk mengatasinya,\” Jelas Letkol Arh Hendra Gunawan

 

Ajang ini, Kata Letkol Arh Hendra Gunawan, merupakan suatu hal yang positif karena dapat dijadikan sebagai wadah penampungan keluhan serta harapan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan juga dapat direalisasikan oleh masyarakat.

 

yamaha

Ia juga berharap kepada segenap masyarakat desa Sukadamai, untuk menggunakan ajang ini sebagai momentum guna mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam seluruh bidang kegiatan, baik itu perdagangan, pertanian dan peternakan ataupun dinas-dinas terkait lainnya yang ada di Pemerintahan dalam rangka implementasi programnya kepada masyarakat.

 

Kepala Bidang Industri Kecil Menengah Dinas Perindag Kabupaten Muna Barat, Berimuddin yang bertindak sebagainarasumber, juga sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ke 96 ini.

 

\”Melalui Penyuluhan Terpadu seperti ini ternyata dapat mengetahui bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu kegiatan industri kecil dan menengah. Sehingga dengan adanya penyuluhan seperti ini, masyarakat mendapatkan bahwa ada solusi yang bisa terpecahkan melalui usaha kecil menengah,\” ungkap Berimuddin

 

Senada dengan hal tersebut, Salah seorang peserta penyuluhan terpadu, Mastruk, mengatakan bahwa tak dapat membendung kegembiraannya karena mendapat kesempatan mengikuti momentum ini.

 

Disamping memberikan motivasi untuk bangkit dalam mengelola industri kecil, penyuluhan ini juga dapat menyampaikan langsung keluh kesah yang masyarakat alami.

 

\”Namun demikian saya juga berharap agar pemerintah desa lebih agresif serta dapat memberikan peluang kepada masyarakat, karena kami menyadari tanpa pemerintah desa, usulan kami tidak akan tersampaikan oleh instansi terkait,\” kata Mastruk.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.