Iklan Clarion

Tomia Darurat DBD, 36 Penderita, 3 Meninggal 

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI — Penderita penyakit deman berdarah dengue (DBD) di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi saat ini berjumlah 36 orang, dan tiga lainnya meninggal dunia.

Menurut dokter spesialis anak rumah sakit umum daerah Wakatobi, Gazali, dalam sepekan ini sudah 10 orang, terutama anak-anak, dari dua puskuesmas di Tomia yang dirujuk di RSUD Wakatobi di Wanci.

“Saya derngar masih banyak yang dirawat dua puskesmas diTomia,” kata Gazali saat ditemui RSUD Wakatobi, Rabu (14/12/2016).

DBD adalah jenis penyakit demam akut yang disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dengue.

Penyakit ini menyerang Tomia sejak Oktober hingga Desember 2016.

Menurut Gazali, serangan ini sudah menjadi kejadian luar biasa karena dalam kurung waktu tiga bulan telah menelan puluhan korban hingga meninggal.

Data lapangan tersebut berbeda dengan pengetahuan Kepala Dinas Kesehatan Wakatobi, Abdul Latif. Ia hanya merujuk data yang dimiliki pasien DBD sebanyak 30 orang dan satu yang meninggal dunia.

“Setahu saya baru 30 orang yang terdeteksi DBD dan satu orangnya meninggal dunia, namun nanti saya kembali melihat data yang sekarang apakah sudah bertambah atau belum,” katanya kepada SultraKini.com.

Menurut Abdul Latif saat ini pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan foging di Pulau Tomia agar penyakit ini tidak menyebar lagi.

Ia pun mengimbau masyarakat bisa membudayakan hidup sehat dengan menjaga lingkungan selalu bersih agar jentik nyamuk DBD tidak bisa berkembang biak.

Laporan: Amran Mustar Ode

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.