Tunduk Perintah Amien Rais, DPD PAN Konawe Dukung Mulfachri Harahap

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kongres Partai Amanat Nasional ke V akan digelar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari 2020. Salah satu agenda penting Kongres PAN adalah pemilihan ketua umum.

Satu hari jelang dimulainya kongres PAN di Kendari, suhu politik masing-masing pendukung calon ketua umum kian terlihat. Salah satunya adalah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sultra.

Saat ini, terdapat empat kader PAN yang menyatakan akan bertarung memperebutkan kursi ketua umum PAN. Mereka adalah Ketua Umum Petahana Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum Petahana Asman Abnur, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Mulfachri Harahap, dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo.

Awalnya Ketua DPW PAN Sultra, Abdurrahman Shaleh mengatakan PAN Sultra bulat mendukung Zulkifli Hasan atau Zulhas untuk kembali memimpin PAN lima tahun ke depan. Dukungan ini katanya berdasarkan aspirasi dari seluruh (DPD PAN di Sultra.

“Aspirasi dari 17 DPD kabupaten/kota masih menginginkan Zulkifli Hasan memimpin dua periode, maka DPW akan kompak mengikuti aspirasi tersebut,” ucap Abdurrahman Shaleh, Selasa (4/2/2019).

Namun, pernyataan Abdurrahman Shaleh rupanya silang pendapat dengan Ketua Harian DPW PAN Sultra, Kery Saiful Konggoasa. Kata dia, kader PAN Sultra tidak bulat mendukung Zulkifli Hasan, ada beberapa DPD PAN Sultra yang tidak mendukung Zulkifli Hasan, salah satunya DPD PAN Konawe.

Fortune

DPD PAN Konawe lanjut Kery, tunduk pada apa yang dikatakan oleh pendiri PAN Amin Rais karena sebagai kader seharusnya mendengar apa yang disampaikan oleh Amien Rais. Di Kongres kali ini, Amin Rais mendukung Mulfachri Harahap.

“Kembalikan ke DPD semua, yang jelas ada beberapa DPD yang mendukung Mulfachri, seperti DPD PAN Konawe mendukung Mulfachri. DPD PAN Sultra lain pun ada begitu, hanya saja saya tidak mau bilang tapi yang jelas PAN Konawe mendukung apa yang dibilang Amin Rais,” ujar bupati Konawe ini di Kendari, Sabtu (8/2/2020) malam.

PAN memiliki tradisi sendiri, kata Kery, yaitu seorang ketua umum partai hanya menjabat satu periode, sehingga bagi kader yang tidak mendengar apa yang disampaikan oleh pendiri PAN patut dipertanyakan. Zulkifli sendiri menurutnya pernah menyampaikan di Bali kala itu bahwa dia hanya satu periode memimpin PAN.

Namun demikian Kery menegaskan berkongres bukan untuk saling menjelekkan tetapi berpikir dan menyatukan ide agar PAN lebih besar ke depannya.

“Semua yang memimpin PAN berhasil. Sekarang banyak kader yang ingin perubahan. Kalau ada kader yang menginginkan Zulhas dua periode, patut dipertanyakan kadernya,” tambahnya.

(Baca juga: Logo Kongres PAN Ke V Diluncurkan, Sultra Tuan Rumah)

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.