SUARA

Tuntut Transparasi BLT-DD Mola Samaturu, Sekda Wakatobi Akan Bentuk Tim Audit

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Forum Mahasiswa dan Pemuda Desa Mola Samaturu menggelar unjuk rasa meminta agar pelaksan tugas (Plt) kepala desa dicopot karena dinilai tidak transparan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di desa tersebut, Kamis (25/7/2020).

Setelah melakukan orasi didepan Kantor Bupati Wakatobi, massa langsung ditemui oleh Sekertaris Daerah Wakatobi La Jumadin, Kepala DP3A dan Pemdes Wakatobi, Sekertaris Inspektorat Wakatobi.

Dalam orasinya, Korlap aksi Nasri meminta agar Pemda Wakatobi mengevaluasi kinerja BPD, dan menarik kembali Plt Kepala Desa Mola Samaturu karenakan kebijakan yang dilakukan selalu bertentangan dengan masyarakat.

“Tidak ada transparansi data penerima BLT-DD hingga di penyaluran BLT-DD di desa Mola Samaturu,” ungkapnya

Nasri mengungkapkan, ada keganjalan dalam proses penyaluran BLT-DD, dimana berdasarkan hasil musyawarah desa telah diputuskan ada 77 Kepala Keluarga (KK)  yang akan menerima bantuan sosial tersebut faktanya yang terealisasi hanya 71 KK.

yamaha

Selain itu, dalam refokusing dana desa untuk percepatan penanganan covid-19 di Desa Mola Samaturu sebesar Rp 20 juta, termaksud anggaran untuk pembangunan posko relawan Covid-19, namun pada realitanya posko relawan Covid-19 tersebut menggunakan fasilitas yang sudah ada dalam hal ini kantor BPD Desa Mola Samaturu.

Sehingga massa minta Pemerintah Kabupaten Wakatobi segera melakukan investigasi pengunaan Dana Desa dalam refokusing untuk anggaran pada percepatan Penanganan Covid-19 di Desa Mola Samaturu tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Wakatobi La Jumadin menegaskan akan mengusut aspirasi masyarakat dan akan segera melakukan pembentukan tim dari pihak Inspektorat dan DP3A dan Pemdes guna melakukan audit.

“Hari Senin kita ketemu lagi dirunganku sambil ngopi, kita bahas hasil kerja dari Tim audit,” paparnya.(B)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.