Iklan Clarion

Twitter dan Bloomberg Luncurkan Jaringan Berita Sosial Global

SULTRAKINI.COM: Jaringan berita sosial global pertama bernama TicToc by Bloomberg diluncurkan Bloomberg Media dan Twitter. Kerja sama ini memadukan ruang media global dengan platform media sosial untuk menyajikan berita terbaru bagi konsumen.

TicToc by Bloomberg menyediakan berita umum dari seluruh dunia, pemberitaan yang disiarkan secara langsung, serta laporan berita utama yang diperbarui setiap jamnya dan diverifikasi oleh tim Bloomberg.

“Platform ini menyasar generasi konsumen yang membutuhkan akses menuju platform berita yang cepat, akurat, interaktif, dan dapat di akses secara mobile,” ujar CEO Bloomberg Media Justin B Smith dalam pernyataannya, Selasa (19/12/2017).

TicToc by Bloomberg menggabungkan keahlian pemberitaan global dari 2.700 jurnalis dan analis Bloomberg yang berada di 120 negara dengan kekuatan dan kecepatan Twitter sebagai salah satu channel penyedia berita utama dan tercepat di dunia.

“Dewasa ini, kami melihat adanya pergerakan dalam lanskap media. Beberapa perusahaan penyedia konten mulai menjalin kerja sama dengan  penyedia platform online untuk menciptakan bisnis bersifat hybrid dalam rangka memberikan layanan yang lebih baik kepada para konsumen dan masyarakat,” ucap Smith.

Baca Juga

Walaupun tergolong baru, imbuh Smith, TicToc by Bloomberg merupakan platform berita yang unik karena konsumen dapat menyaksikan berita yang disiarkan secara langsung dan juga percakapan mengenai berita tersebut dalam waktu yang bersamaan.

Semua berita pun sudah diverifikasi kebenarannya oleh para editor Bloomberg.

TicToc by Bloomberg menciptakan kembali tampilan visual pemberitaan dalam dunia sosial media yang terus bergerak memanfaatkaa media video, data, dan grafik. Pengguna dapat mengakses dua jenis konten berita yang tersedia, yakni Breaking News dan Global News Update.

Sudah ada tujuh sponsor yang telah sepakat menjadi Founding Partners untuk TicToc by Bloomberg, seperti AT&T Business, CA Technologies, CME Group, Goldman Sachs, INFINITI, SAS, dan TD Ameritrade.

Sumber: kompas.com

Komentar
Loading...