SULTRAKINI.COM: KENDARI - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, akan menyelenggarakan pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) secara serentak pada Senin (23/10/2017) nanti. Uniknya, Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) menggunakan sistem pemilihan secara elektronik atau e-voting, perdana tahun ini.
UHO Lakukan e-Voting BEM Perdana
Ketua KPUM UHO, Haerum saat ditemui di ruangannya. (Foto: Mita/SULTRAKINI.COM)

Wakil Rektor III UHO, La Ode Ngkoimani, yang diwawancarai via telepon seluler menjelaskan, tujuan pemilihan BEM melalui e-voting untuk meminimalisir tingkat kecurangan pemilih seperti yang terjadi pada pemilihan manual.

"Selain itu, dari pihak Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa diharapkan dapat mempertanggungjawabkan hasil suara pemilih," jelasnya.

Senada dengan WR III, Ketua KPUM UHO, Haerum mengatakan, e-voting sangat membantu pihaknya untuk meminimalisir tindakan oknum yang akan melakukan kecurangan. "Karena di UHO sekarang sudah sistem online dan elektronik, maka kami melaksanakan seperti itu terlebih lagi di kampus lain telah melakukan hal yang sama,” katanya.

Mahasiswa angkatan 2015 ini mengungkapkan, kandidat pemilihan BEM universitas dipastikan sebanyak 10 figur yang berasal dari berbagai jurusan dan fakultas. Belum termasuk kandidat ketua BEM Fakultas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Lembaga Permusyawaratan Mahasiswa (LPM).

Dalam sistem e-voting ini, mahasiswa yang berhak memberikan suara adalah mereka yang telah melakukan pembayaran UKT semester ganjil tahun ini (2017-1). Selain itu, mahasisa yang bersangkutan juga telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dengan syarat membawa Kartu Mahasiswa atau Kartu Perpustakaan.

"Pihak Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa, akan mengeluarkan surat keputusan yang akan memberikan token atau password rahasia, nantinya akan berfungsi sebagai surat suara saat memilih. Sedangkan kotak suara akan berubah menjadi server tempat suara akan disimpan," jelas Haerum lagi.

Untuk pendistribusian token atau surat suara ke fakultas, tambah anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) ini, akan diamankan oleh pihak keamanan kampus dan kepolisian.

Laporan: Mita

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations