Iklan Clarion

UHO Terima Mahasiswa Palu, Kuliah Tapi Tidak Final

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara menerima mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu untuk melanjutkan perkuliahan. Total 32 mahasiswa melanjutkan kuliah di delapan fakultas di UHO.

Mahasiswa Untad tersebar di delapan fakultas di UHO, di antaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Fakultas Ekonomi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakuktas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Pembina Peserta Seat in mahasiswa Untad di UHO, La Husen Zuada, menerangkan pimpinan Untad memberikan kebijakan kepada mahasiswa bisa meneruskan perkuliahan di berbagai perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Sementara mereka yang kuliah di UHO tempat tinggalnya dekat dengan Provinsi Sulawesi Tenggara. Misalnya, Morowali dan Banggai. Ini juga alasan mereka memilih UHO karena aksesnya dekat.

Sejumlah mahasiswa yang ditempatkan di UHO telah aktif kuliah. Namun ada juga baru melapor ke jurusan. Mahasiswa terbanyak berasal dari FKIP.

“Mereka di sini (UHO) hanya mengikuti kegiatan perkuliahan, tapi tidak diwajibkan mengikuti kegiatan mid atau final,” jelas Husein, Selasa (6/11/2018).

Ditambahkannya, hingga kini pihak UHO hanya menyediakan tempat kuliah. Sedangkan tempat tinggal belum ada kabar selanjutnya dari pihak universitas.

“Untuk tempat tinggal masih belum ada kabar dari universitas, tapi tidak tahu kedepannya,” ujarnya.

Menurut Dekan Fisip UHO, La Tarifu, tidak ada penerimaan secara resmi dari pihak kampus, sebab awalnya Muhammad Zamrun Firifu selaku rektor telah memberikan pernyataan sehubungan penerimaan mahasiswa Untad. Mahasiswa yang bersangkutan bisa langsung menghadap ke Wakil Dekan I atau ketua jurusan masing-masing.

Dekan FISIP UHO La Tarifu, menjelaskan bahwa tidak ada penerimaan secara resmi dari pihak Universitas.” Dari awal memang rektor sudah memberikan pernyataan untuk menerima mahasiswa UNTAD, jadi mereka bisa langsung mengehadap Wakil Dekan 1 atau ke ketua jurusan masing-masing.

“Pihak kita tinggal menerima saja dan membantu dalam hal akademik,” terang La Tarifu.

Tidak hanya UHO menerima mahasiswa Palu usai gempa dan tsunami menghancurkan sejumlah sarana dan prasaranan di kota itu. Terpantau Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dan SMAN 4 Kendari juga menerima mahasiswa dan siswa asal Palu.

(Baca: IAIN Kendari Terima Dua Mahasiswi Asal Palu)

(Baca juga: Enam Siswa Korban Bencana Palu Bersekolah Di SMAN 4 Kendari)

Laporan: Linda Dwi Rahayu dan Wa Kandi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.