Umar Bonte Restui Zuhdi Mulkian Jadi Ketua KNPI Definitif

SULTRAKINI.COM: MUNA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Sulawesi Tenggara, Umar Bonte optimis bila Zuhdi Mulkian merupakan figur potensial yang dapat menjalankan roda organisasi KNPI di Kabupaten Muna kearah yang lebih baik.

Hal itu diungkapkannya saat berkunjung ke Kabupaten Muna bersama sejumlah pengurus DPD KNPI Sultra, di antaranya Sekretaris Andi Tenri Awaru, Bendahara La Fina, Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Dasri pada 3 Februari 2018 lalu, dalam rangka penyerahan SK Karetaker Ketua KNPI Muna yang sempat ditarik untuk dilakukan evaluasi.

UB (sapaan akrab Umar Bonte) menjelaskan, berdasarkan rekam jejak Zuhdi Mulkian yang telah lama berkecimpung di organisasi kepemudaan semenjak masih mahasiswa memiliki integritas dan kapabilitas yang sangat teruji.

Zuhdi Mulkian merupakan kader di Organisasi Muhammadiyah, Kepramukaan serta mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo (BEM-UHO).

“Ditunjuknya Zuhdi Mulkian menjadi karetaker ketua KNPI di Muna itu tidak mudah, karena figur seperti beliau itu jarang, seorang mantan presiden mahasiswa menjadi anggota KNPI, dan hari ini kita sangat yakin kalau ditangannya KNPI di Muna akan jauh lebih baik dan saya percaya itu,” jelas Umar Bonte melalui whatsappnya kepada SultraKini.Com, Senin (5/2/2018).

Ditambahkannya, meskipun SK sempat ditarik untuk dilakukan perbaikan serta adanya pemberitaan disalah satu media online bahwa itu adalah pemecatan, namun tidak mempengaruhi etos kerja Zuhdi Mulkian yang baru sepekan ditunjuk sebagai karetaker ketua umum KNPI Muna. Sebab dalam kurun waktu tersebut justru menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan melakukan konsolidasi kepada sejumlah KNPI Kecamatan dan OKP di Muna serta membangun kemitraan dengan Pemerintah setempat.

“Sebetulnya tidak ada pemecatan tapi dilakukan evaluasi internal untuk memilih orang yang tepat mendampingi Zuhdi Mulkian menjalankan roda organisasi KNPI, bukannya orang yang tidak punya kapasitas yang dampingi beliau. Karena organisasi ini bisa berjalan maju manakala bisa membangun sinegritas antara pemuda dan pemerintah. Makanya saya yakin ditangan Zuhdi Mulkian itu bisa diramu dan KNPI di Muna bisa kembali dibanggakan,” ujar UB.

Menurutnya, bila melihat kredibilitas pemimpin seperti Zuhdi Mulkian yang dengan mudah membangun ruang kerja sama dengan pemerintah setempat, Forkopimda serta stackholder terkait, dia percaya figur tersebut yang berpotensi menggantikan posisi dirinya sebagai ketua umum DPD KNPI Sultra kedepan.

“Satu-satunya kader dari mantan Presiden Mahasiswa, yang hari ini menjadi karetaker Ketum KNPI Muna. Jadi figur seperti beliau sangat kita inginkan dapat memimpin organisasi KNPI, dan saya harapkan kedepan saat sukses di Muna, bukan tidak mungkin nantinya dapat menggantikan posisi saya sebagai Ketum DPD KNPI Sultra,” ungkapnya.

Terkait tidak adalagi perubahan pada SK karetaker Ketum KNPI Muna, dengan masa bhakti tiga bulan tersebut dia berharap agar Musda dapat terselenggara guna melahirkan kepengurusan DPD KNPI Muna yang definitif. Namun dia kembali berpesan untuk tidak terpacu oleh waktu. Sebab dia menginginkan dalam pelaksanaan kali ini bisa berjalan efektif sesuai mekanisme.

“Jika dalam tiga bulan belum dapat melaksanakan Musda, kita akan kembali memberikan ruang dan kesempatan. Dan dalam pelaksanaannya saya serahkan sepenuhnya kepada Karetaker. Tapi saya sangat yakin dengan karetaker sekarang ini yang segera membentuk KNPI Kecamatan dan OKP bisa secepatnya melaksanakan Musda,” Pungkasnya.

Sementara itu, Karetaker Ketum KNPI Muna, Zuhdi Mulkian mengatakan sampai saat ini masih lebih fokus pada persiapan pelaksanaan Musda KNPI Muna hingga kedepan, yang dijanjikan segera terselenggara sebelum masa bhakti SKnya berakhir.

“Tugas saya sebagai karetaker hanya satu yaitu terselenggara Musda untuk terbentuknya pengurus KNPI yang definitif. Jadi Insya Allah mungkin dalam waktu tidak sampai tiga bulan, ketum KNPI Sultra akan hadir kembali disini (Muna) untuk melantik ketua KNPI Muna definitif dan setelahnya baru bicara program kerja,” kata Zuhdi Mulkian yang didampingi Ketua harian KNPI Muna, Adi Asmar.

Terkait mendapat dukungan langsung dari Ketum DPD KNPI Sultra, Umar Bonte sebagai Ketum DPD KNPI Muna definitif serta kedepannya digadang-gadangkan sebagai figur yang berpotensi untuk maju sebagai Ketum DPD KNPI Sultra.

Menurutnya dalam Organisasi KNPI, proses pemilihan ketua definitif harus melalui tahapan musyawarah, namun secara pribadi andai diinginkan oleh teman-teman kepengurusan DPD, KNPI Kecamatan serta OKP untuk mengisi posisi tersebut adalah sebuah amanah besar yang dipercayakan.

“Tapi kemudian jika ada yang dianggap lebih layak, saya pasti ikut mendukung siapapun yang terpilih. Karena kita memang harus dipilih,” tutupnya.

Laporan: Arto Rasyid

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.