UMK Gairahkan Sektor Perekonomian Masyarakat Sultra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, menunjukkan kontribusinya membangun peradaban ekonomi kemasyarakatan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). UMK menggenjot Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) bersifat insidentil maupun terprogram.

Ketua Tim PPUD, Ahamd Muhlis Nuryadi, menerangkan meski ditemui sejumlah masalah dalam pengembangannya, UMK mampu mengatasi hal tersebut dan menjadikan usaha kecil menengah (UKM) sebagai elemen penting dalam memutar roda perekonomian masyarakat.

“Keberadaan UKM dapat menjadi salah satu titik penentu bergairahnya sektor-sektor ekonomi lainnya langsung maupun akibat dampat tidak langsung dari keberadaan suatu UKM,” ujar Ahamd, Kamis (6/9/2018).

Sejumlah hambatan dihadapi dalam mengelola UKM, di antaranya keterbatasan mengakses permodalan, kurangnya teknologi, tidak terjadi efisiensi usaha, usaha tergantung musim atau cuaca serta kepercayaan dari lembaga keuangan rendah.

“Permasalahan tersebut juga terjadi pada UKM Empang Sari dan UKM Mitra Multi Tani Lestari yang terletak di Desa Cialam Jaya dan Desa Lambusa, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan yang saat ini menjadi mitra sekaligus menjadi UKM binaan Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelas Ahamd.

Program PPUD yang merupakan salah satu program unggulan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tersebut, UMK melalui tim pelaksana program telah melakukan pembinaan agar UKM yang bergerak pada usaha budidaya perikanan air tawar semakin mandiri dan berdaya saing.

Salah satu tim pelaksana program, Abdul Aziz Mutlalib, menambahkan pembinaan dilakukan 3 tahun, dan memasuki tahun kedua.

“Semoga sampai tahun ketiga sehingga semua permasalahan UKM mitra dapat teratasi, termasuk permasalahan tata kelola keuangan usaha yang menjadi masalah umum pelaku UKM,” terang Abdul Aziz Mutlalib.

Hal ini juga dikatakan Fajriah selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMK. “Masa depan perikanan ada pada sub sektor budidaya sehingga pembinaan UKM perikanan budidaya ini merupakan langkah strategis menjawab tuntutan masa depan sektor perikanan,” ucap Fajriah.

Laporan: Rifin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.