Usai dari Malaysia, Tiga Warga Pasir Putih Kabupaten Muna Suspeck Corona

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tiga orang warga masyarakat di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terindikasi terjangkit virus corona atau suspeck.

Ketiganya diketahui belum lama pulang dari Malaysia merantau. Sementara sang ayah saat ini masih berada di Negeri Jiran itu.

Salah seorang warga Desa Pola saat dikonfirmasi membenarkan hal itu dan menyatakan bahwa tiga orang pasien tersebut baru pulang dari Malaysia.

“Baru empat hari tiba di kampung, mereka dari Malaysia lewat Bandara Baubau,” ujarnya, saat di konfirmasi melalui telpon, Sabtu (21/3/2020).

Status tiga orang pasien tersebut merupakan ibu dan anak. Usia ibu 38 tahun sedangkan usia anaknya 3 tahun dan anak kedua sekitar 2 tahun.

Tim medis asal Puskesmas Pola, Kecamatan Pasir Putih, setelah melakukan pemeriksaan awal pada kedua anak tersebut ditemukan gejala awal pasien, demam panas tinggi serta batuk-batuk.

Untuk itu, ke dua orang anak tersebut beserta ibu telah dirujuk ke RSUD Raha, Kabupaten Muna hari ini, Sabtu (21/3/2020).

“Pemeriksaan sedang dilakukan dari pihak RSUD Raha, belum ada hasil,” ungkap salah seorang tim medis Puksesmas Pasir Putih melalui pesan WahtsApp.

Direktur RSUD Kabupaten Muna, dr Muhammad Marlin, membenarkan hal itu. Katanya, ketiga pasien itu sedang menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

“Untuk ibunya tidak masalah. Sementara anaknya masuk dalam kategori pasien dalam pemantauan (PDP). Kita akan isolasi selama empat belas hari,” ungkap dr Muhammad Marlin , dilansir dari Telisik.id, Sabtu (21/3/2020).

Sementara itu, sang Ibu masuk dalam kategori orang dalam pengawasan (OPD). Sehingga diminta untuk sementara bisa melakukan karantina diri di rumah.

“Ibunya bisa dilakukan karantina di rumah, dengan pengawasan petugas puskesmas,” ucapnya.

Laporan: Wa Rifin

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.