Usai Kabar Beras Bantuan Tak Layak Konsumsi, Dinsos Konsel akan Tindaki Pemasok Curang

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Dinas Sosial Konawe Selatan (Konsel) akan menindaki supplier atau pemasok yang sengaja bertindak curang, dalam memasok beras bantuan usai adanya kabar beras Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kecamatan Moramo Utara tidak layak konsumsi.

“Kalau memang ada supplier sengaja berlaku curang kalau perlu disetopkan, jangan dia menyalurkan beras yang tidak layak untuk dimakan oleh manusia,” ujar Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Konsel, Hasnawati, Selasa(5/11/2019).

(Baca juga: Keluhkan Beras Bantuan Tak Layak Konsumsi, Bulog Sultra Klaim sudah Diuji Sebelum Disalurkan)

Menurutnya, pihak pemasok menyediakan bahan pangan yang siap konsumsi dengan mengambil pangan dari Bulog yang dinilainya lebih terjamin, tidak di luar Bulog.

yamaha

Hasnawati juga mengaku, pemasok beras bantuan ditunjuk oleh pihak bank, sementara dinsos sebatas mitra kerja sama.

“Jadi agen sama supplier itu bank yang menentukan, hanya dalam pembentukannya selama ini tidak pernah melibatkan kami dan saya pribadi yang bertugas sebagai supervisor itu tidak pernah dilibatkan. Namun kalau kerja sama antara dinsos kayakanya ada dan itu langsung dengan pimpinan,” ucapnya.

Keluhan beras BPNT tidak layak konsumsi oleh sejumlah masyarakat Moramo Utara, kata dia, terjadi juga di Andoolo. “Banyak kejadian seperti itu dan kejadian ini bukan hanya di Moramo, di Andoolo juga ada,” tambahnya.

Ia berharap pihak supplier bisa memberikan bantuan pangan yang layak untuk masyarakat penerima bantuan. “Provinsi menyarankan untuk yang baik kenapa kita tidak kita lakukan, dia kan belanja untuk bantuan masyarakat agar bisa dinikmati oleh masyarakat. Jangan dia sudah miskin makanya tidak bagus,” kata Hasnawati.

Laporan: Cr1
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.