Vaksinasi Covid-19, Satgas Baubau Siapkan Tenaga Kesehatan

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Dalam mempersiapkan terealisasinya program pemerintah pengadaan vaksin. Pemerintah Kota Baubau mempersiapkan tenaga petugas hampir seribuan orang sebagai relawan vaksin.

Juru bicara satuan gugus tugas Covid-19, dr. Lukman, menerangkan vaksin akan diberikan gratis kepada 32 juta orang di Indonesia, sementara sebanyak 75 juta orang akan dikuotakan untuk vaksin Covid-19 mandiri (berbayar).

Lukman menambahkan pihaknya tetap mengikuti strategi nasional dari pemerintah pusat. Dimana perkembangan vaksin Covid-19 di Indonesia rencananya baru bisa dilaksanakan akhir tahun atau paling lambat awal 2021. Untuk itu, kata satgas Kota Baubau mempersiapkan petugas yang akan ditugaskan dalam penerapan pemberian vaksin tersebut.

“Petugasnya itu kan harus dilatih. Harus disiapkan itu petugas-petugasnya, bagaimana nanti prosedur pemberian dan lain-lain dan petugas-petugas kami sudah siap,” kata Lukman, Senin (23/11/2020).

Lukman mengatakan, vaksin yang akan diberikan secara gratis, yaitu diutamakan kepada tenaga medis yang bertugas, kemudian kategori-kategori yang lain. Adapun kategori lain tersebut juga akan diutamakan dewasa dibanding anak-anak.

Dalam penerapan itu, satgas Baubau tidak terlepas dari disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tim petugasnya dipersiapkan untuk hal itu.

“Yang harus dipahami bahwa vaksin hanya salah satu alternatif menekan penyebaran. Jadi kita juga harus patuh protokol kesehatan, harus pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, dan protokol kesehatan lainnya,” ucapnya.

“Terjadi transmisi kan karena adanya protokol kesehatan yang dilanggar,” sambungnya.

Lukman berharap masyarakat lebih memperhatikan protokol kesehatan agar membantu pemerintah menekan laju penyebaran Covid-19.

Adapun jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di Kota Baubau sekitar hampir 1.000an orang terdiri dari 300 orang tenaga medis dari Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata dan sisanya tenaga medis yang tersebar di setiap puskesmas di Kota Baubau. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.