Iklan Clarion

Viral Ketua DPRD Bombana Cabut Badik Saat Rapat, Begini Kronologinya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Salah satu anggota DPRD Bombana yang menjadi korban dalam tindakan pengancaman, Herianto, menyebutkan pelaku berinsial AF selaku Ketua DPRD, sempat berdebat dengan Sekretaris DPRD Bombana.

“Peristiwa itu terjadi, ketika wakil Ketua DPRD Bombana mempertanyakan kepada sekretaris, kenapa dirinya tidak diundang pada rapat perubahan program dan DPA yang ada di DPRD. Lalu Ketua DPRD sontak berdiri dari kursinya sambil mencabut badik dan berkata ‘ini mau cari solusi atau cari masalah’,” ujar Herianto, Selasa (8/1/2019).

Herianto menjelaskan, saat kericuhan terjadi di dalam ruang rapat, tiba-tiba muncul sejumlah orang yang tidak dikenal ikut masuk dan membuat kekacauan.

“Yang mengejutkan lagi kenapa tiba-tiba ada sekelompok orang yang tidak kami kenal masuk ke dalam ruangan juga ikut campur. Informasi yang kami dapatkan bahwa orang-orang tersebut mau melindungi Ketua DPRD. Nah bagaimana mungkin Ketua DPRD mau dilindungi sementar kami yang anggotanya sendiri justru dicabutkan pisau sambil mengancam,” jelasnya.

Akibat dari kekacauan tersebut, sejumlah piring dan kaca pecah dan barang-barang lainnya yang ada di ruang rapat rusak.

Seperti diketahui sebelumnya, oknum ketua DPRD Bombana berinisial AF, mengancam sejumlah anggota dewan yang mengikuti rapat menggunakan sebilah badik pada Senin (7/1/2019), sekira pukul 11.30 Wita.

Suasana rapat evaluasi dan program berubah mencekam, setelah AF mencabut pisau dan mengancam para anggota dewan.

Kejadian tersebut menjadi viral setelah video rekaman detik-detik kericuhan tersebut beredar luas di media sosial.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.