Volume Sampah di Baubau Meningkat Selama Ramadan, Sehari bisa 120 Ton

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Produksi sampah meningkat di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dalam Ramadan 1439 Hijriah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau mencatat, masyarakat sebelumnya memproduksi sampah dikisaran 80-100 ton per hari. Namun Ramadan kali ini, jumlahnya bisa mencapai 120 ton per hari.

Bertambahnya volume sampah tersebut, mendorong peningkatan layanan penanganan sampah selama Ramadan. Namun DLH menghadapi masalah lain, yaitu belum menangani maksimal sampah yang ada di dalam lorong pemukiman warga. Pihaknya beralasan, persoalan itu akibat dari kerusakan mobil atau kendala tak terduga lainnya.

“Bisanya kalau belum diperbaiki (kendaraannya), diangkut dulu jalur lain. Tapi masyarakat kadang tidak memahami kerusakan-kerusakan itu. Makanya harus diangkat dan harus bersih, tidak boleh tidak, kecuali tertinggal itu ada penanganan khusus,” kata Kepala DLH Kota Baubau, Wa Ode Nahrat, Senin (4/6/2018).

Ditambahkan Kepala UPTD Persampahan, Erianto, peningkatan volume sampah terjadi di jenis organik maupun anorganik. Dirinya berharap, masyarakat bisa memiliki kesadaran untuk memisahkan dua jenis sampah tersebut. Selain bernilai ekonomis dari hasil daur ulang, petugas kebersihan juga terbantu melakukan penyesuaian jenis dengan sampah-sampah itu.

“Biasanya sampah rumah tangga, tapi semua, termasuk kantong-kantong plastik ini malah tambah banyak, semua meningkat rata-rata sama,” ucap Erianto.

Jumlah armada sampah dimiliki instansi tersebut hingga kini, lebih dari sepuluh unit termasuk gerobak sampah. Tetapi tidak semua dalam kondisi baik.

 

Laporan: Zarmin
Editor: Sarini ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.