Wali Kota Baubau Selipkan Perintah Disiplin Protokol Kesehatan Ketika Pelantikan

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Sebanyak 107 orang pejabat daerah mengikuti pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas lingkup Pemerintah Kota Baubau di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (29 September 2020). Lima orang di antaranya adalah lurah setempat.

“Saya harap apa yang saya putuskan dapat terlaksan dengan baik. Tingkatkan loyalitas, mental, dan karakter. Laksanakan tugas sebaik-baiknya. Bagaimana meningkatkan kualitas kerja sebaik-baiknya,” kata Tamrin AS Tamrin pada pelantikan tersebut.

Lima orang lurah tersebut, yakni Abdul Gafur (Lurah Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro); La Ode Suhendar Kusumardani (Lurah Tanganapada, Kecamatan Murhum);, Ryan Rasyid (Lurah Wajo, Kecamatan Murhum); Anwar Nadimin (Lurah Kaobula, Kecamatan Batupoaro); dan Arman (Lurah Kampeanaho, Kecamatan Bungi).

Jabatan pimpinan tinggi pratama satu orang, Rahmat Tuta sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Baubau, jabatan Administrator (III.a) sebanyak 17 orang, serta jabatan Administrator (III.b) sebanyak enam orang.

Wali Kota Baubau berharap, mereka yang dilantik memberikan contoh yang baik di lingkungan kerjanya. Misalnya meningkatkan kedislipinan protokol kesehatan.

yamaha

Lurah juga diharapkan lebih aktif mengingkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan hingga ke lingkup RT/RW. “Berikan pesan berantai kepada masyarakat, misalnya imbauan melalui RT/RW setempat,” tambahnya.

Lurah Tanganapada, La Ode Suhendar Kusumardani (28), mengaku akan menjalankan tugas sebaik-baiknya, termasuk giat disiplin protokol kesehatan.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya menduduki jabatan lurah. Harus banyak belajar, harus bisa memimpin dan juga melayani masyarakat di Tanganapada,” ucapnya.

Kota Baubau merupakan salah satu zona orange di Provinsi Sultra. Data gugus tugas Covid-19 Sultra hingga 28 September 2020 pukul 17.00 Wita, Baubau memiliki total kasus positif Covid-19 sebanyak 462 orang, 42 orang di antaranya masih diisolasi, 236 orang kontak erat, 72 orang suspek masih diisolasi, 0 kasus probable. Wilayah ini menempati urutan kedua jumlah tertinggi kasus Covid-19. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.