Iklan Clarion

Sosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Pemukiman Warga Abeli

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Warga Kelurahan Benunerai, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dihebohkan dengan penemuan sosok mayat pria dengan kondisi telah membusuk di dekat kebun warga pada Senin (24/12/2018).

Berdasarkan hasil identifikasi kepolisian, sosok mayat tersebut diketahui bernama Murzalim (35), warga Desa Benuanerai.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Sosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak yang masih berusia 12 tahun bernama Rizki. Menurut keterangannya, mayat itu ditemukan saat sedang mencari batang kayu untuk alat pancing.

“Awalnya saya dengan teman cari batang kayu untuk memancing, tiba-tiba mencium bau busuk. Setelah saya cari bau itu ternyata ada orang yang sudah mati dipenuhi ulat dan lalat,” ujar Rizki saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (24/12/2018).

Menurut keterangan salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, ditubuh korban ditemukan beberapa luka.

“Saya lihat tadi ada luka diperut bagianan kanan, punggung atas dan tangan sebelah kanan hampir putus. Sebelumnya kejadian pada malam Sabtu, didekat sini ada acara dan sempat saya dengar ada keributan,” katanya.

Mendapat informasi tersebut, Polsek Abeli kemudiam mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut dan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

“Tiba di loksi. kami langsung mengamankan lokasi dan melakukan identifikasi. Korban diketahui warga asal Lorong Kodok, Kelurahan Benuaanerai. Ada ditemukan luka pada lutut korban. Diperkirakan korban meninggal sejak Sabtu malam, 22 Desember 2018,” ungkapnya.

Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, kepolisian juga memeriksa beberapa warga sekitar sebagai saksi.

“Kita tunggu dulu hasilnya dari hasil pemeriksaan tim forensik, sementara kita belum bisa simpulkan penyebab kematian korban,” jelasnya.

Pantauan SultraKini.Com, lokasi penemuan mayat dikerumuni warga untuk memotret dan melihat jasad korban yang sudah membusuk.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.