Iklan Clarion

Warga Berharap Pabrik Smelter di Konut Membawa Lapangan Kerja

SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA – Usai diresmikan proses pembangunan pabrik smelter di Desa Tapuemea, Kecamatan Tapunggaya, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa, 2 Januari 2018, banyak yang berharap bisa membawa ‘angin segar’ bagi masyarakat setempat. Tak terkecuali Ketua Granat Kabupaten Konut, Gafur.

Menurut  Gafur, pembangunan smelter kolaborasi dengan PT MBG Grup perusahaan Asal Korea Selatan itu, dinantikan masyarakat setempat utamanya muncul lapangan kerja bagi mereka. Sehingga diharapkan keseriusan Pemerinta Daerah Konut.

“Pemerintaha harus lebih serius memikirkan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Konut,” kata Gafur yang juga Ketua Forum Pasca Sarjana Jakarta ini.

(Baca: Suasana Sakral Menandai Peresmian Pembangunan Smelter di Konut)

(Baca juga: Kemiskinan di Konut Naik 4,18 Persen di Periode Maret 2016-2017)

Menurutnya, mengacu pada Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3, seharusnya Konut bisa sejahtera dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam. Apalagi dipadukan dengan peran Pemda dalam mendorong potensi tersebut ke beberapa sektor.

“Tinggal peran pemerintah daerah yang hari ini dipimpin oleh Ruksamin- Rauf untuk lebih mendorong potensi yang ada di daerah yang kaya sumber daya alamnya, bukan hanya tambang tapi dari sektor pertanian dan perikanan sehingga angka kemiskinan kita pada tahun berikutnya tidak lagi mengalami peningkatan,” tambahnya.

Dia berharap, ilmu yang didapatkan generasi muda Konut bisa diterapkan di daerah dalam hal peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. Misalnya, menjadi karyawan di PT MBG Grup.

“Ini sangat kami tunggu, kita sebagai pemuda untuk bisa bekerja sebagai karyawan perusahan, apalgi kita ini sebagai sarjana yang mengharapkan untuk secepatnya mengabdikan diri kami di daerah kami sendiri,” ujarnya.

Laporan: Sulham Tepamba

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.