Warga Desa Laeya di Konsel Kembali Terima BLT, Pemdes: Kita Hanya Usahakan Sampai September

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Sebanyak 85 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara menerima bantuan langsung tunai (BLT), bersumber dari dana desa tahun anggaran 2020.

Total BLT diterima warga senilai Rp 1,8 juta yang terbagi atas tiga kali pencairan, yaitu Rp 900 ribu, Rp 600 ribu, dan Rp 300 ribu per KPM.

Menurut Kepala Desa Laeya, Haerudin, berdasarkan kondisi keuangan di pemdesnya tahun anggaran 2020 berjumlah Rp 755.733.000. Sementara BLT dialokasikan Rp 229. 500.000 yang presentasinya mencapai 30 persen dari sumber anggaran yang ada.

BLT tersebut disalurkan ke warga sejak Juli-September 2020. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Laeya mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101 Tahun 2020.

“Karena kondisi keuangan kita yang terbatas di tahap ketiga ini, maka kita hanya mengusahakan membayarkan BLT sampai September saja, hal itu sesuai dengan PMK 101 Tahun 2020,” ucapnya, Selasa (29/12/2020).

Salah seorang peserta PKM, Ardi (22) mengaku sangat terbantuan dengan adanya bantuan tunai tersebut. “Hadirnya BLT ini tentu meringankan beban perekonomian masyarakat di tengah pandemi,” terangnya.

Di satu sisi, musyawarah Desa Laeya pada 2020 juga menghasilkan bahwa anggaran desa sejauh ini dialokasikan pada peningkatan jalan, pembangunan drainase, pembangunan deker, pembangunan sumur bor, pembangunan WC komunal, dan pengadaan kWh dan instalasi listrik 30 unit.

Hal lainnya di tahun itu, Pemdes Laeya dalam upaya mencegah penularan Covdi-19 juga meluncurkan anggaran guna pengadaan masker, sabun cair, penyemprotan disinfektan.

“Semua program yang ada dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) di 2020 ini kita rampungkan tepat waktu, tentu ini tidak bisa dicapai jika pemerintah desa yang bekerja sendiri. Kami banyak mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua stekeholders, lembaga masyarakat dan masyarakat Desa Laeya dalam mensukseskan program pembangunan desa di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Camat Laeya, Hadismar mengimbau masyarakat terus memperhatikan protokol kesehatan, khususnya menyambut tahun baru 2021.

“Jangan terlalu bereuforia dalam menyambut tahun baru, serta berpesta pora mengkonsumsi minuman keras sehingga akan berhadapan dengan hukum,” tambahnya. (B)

Laporan: Afdal
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.