Warga di Ibu Kota Wakatobi Hasilkan Sampah Hingga 30 Ton Setiap Hari

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Masyarakat Wakatobi, khususnya Pulau Wangi-wangi memproduksi sampah hingga 30 ton per hari. Jika dikalkulasikan setiap orang di Wangi-wangi bisa memproduksi sampah organik maupun anorganik 0,4 kilogram per harinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wakatobi, Jaemuna, mengatakan setiap armada pengangkut sampah di Wakatobi mampu mengangkut empat hingga lima ton sampah per hari. Total armada pengangkut pihaknya, yakni enam truk.

“Kalau kita rata-ratakan lima ton per truk, produksi sampah kita 30 ton per hari, itu yang baru terangkat,” ujar Jaemuna, Senin (5/8/2019).

Jumlah sampah tersebut bersumber dari limbah rumah tangga di wilayah ibu kota Wakatobi, mulai dari Desa Numana di Kecamatan Wangi-wangi Selatan hingga ke Kelurahan Wandoka di Kecamatan Wangi-wangi.

“Wilayah yang diambil, yaitu mulai dari Numana, Mola, Mandati Raya sampai di Wandoka Raya,” tambahnya.

Setelah diangkut, sampah selanjutnya dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Komala, Kecamatan Wangi-wangi Selatan.

Untuk menekan volume tumpukan sampah di TPA, saat ini pihaknya mulai membangun rumah kompos pengolahan sampah organik. Sementara sampah plastik diupayakan dengan cara daur ulang.

Ia pun meminta masyarakat mengurangi penggunaan wadah plastik, agar produksi sampah plastik di Wakatobi berkurang. Termasuk membuang sampah pada tempatnya.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.