SULTRAKINI.COM: KOLAKA - Puluhan warga yang berhak mendapatkan subsisidi pembayaran listrik dari Desa Oneeha Kecamatan Tanggetada, mengadu ke DPRD Kolaka terkait kesulitan pengurusan mendapatkan subsidi listrik tersebut. Pengaduan puluhan warga tersebut disampaikan ke komisi III DPRD Kolaka, Kamis (02/11/2017).

Warga Kesulitan Mendapatkan Subsidi Listrik
Rusman anghota DPRD Kolaka, memperlihatkan berkas aduan warga terkait permohonan subsisidi listrik. (Foto: Mirwan/ SULTRAKINI.COM)

"Kami kesulitan dan bingung, padahal kita memiliki semua persyaratan seperti kartu KIS, kartu Indonesia Sehat dan Kartu Tidak Mampu. Seharusnyakan kita dapat subsidi pembayaran, tapi selama ini kita bayar full, kita ke PLN mereka bilang urus di desa dulu,  setelah dari desa kita ke PLN mereka bilang ke Kecamatan lagi, bagaimana ini?," Terang Hajrah, salah satu warga Desa Oneeha yang mengadu ke DPRD Kolaka.

Pengaduan warga tersebut diterima oleh Wakil Ketua Komisi III Rusman. Legislator Demokrat itu membenarkan jika beberapa warga tersebut memang kebingungan.

"Betul mereka sepertinya dipingpong kiri kanan, padahal mereka memang berhak mendapatkan subsidi, apalagi semua persyaratan terpenuhi. Makanya ini nanti kita komunikasikan ke pihak terkait," ujarnya.

Lanjut Rusman, dirinya juga sudah mengkonfirmasi pihak PLN namun jawabannya memang harus melalui kecamatan lagi.

"Saya sudah telpon Pak Agus manager PLN, katanya memang begitu harus ke kecamatan lagi. Nanti setelah itu datanya di input baru dilakukan survei oleh pusat,"bebernya.

Meski demikian kata Rusman, DPRD akan tetap melakukan konfirmasi ke pihak lainnya untuk membantu kesulitan warga tersebut.


Laporan : Mirwan

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations