Warga masih Bandel, Kapal Rute Kendari-Ereke-Wanci Dipadati Pemudik Sandar di Wakatobi

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Walaupun sudah ada imbauan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Pemda), bahkan TNI dan Polri agar masyarakat tidak melakukan mudik, nampak belum semua dipatuhi masyarakat.

Hal ini dapat terlihat dari penumpang KM Naponelon 777 rute pelayaran Kendari-Ereke-Wanci. Kapal yang tiba pada 19 April 2020 sekitar pukul 20.00 Wita ini membawa penumpang sekitar 134 orang.

“Malam ini jumlah penumpang KM Napoleon yang turun 134 orang dengan rincian lima orang anak-anak, 129 dewasa,” jelas Koordinator Wilayah Korwil Balai Kesehatan Pelabuhan Wanci, Imam Santosa, Kamis (19/4/2020).

Menurutnya, suhu tubuh para penumpang paling rendah 35,4 derajat selcius dan paling tinggi 36,7 derajat selcius.

“Suhu tubuh penumpang ini masih dalam kategori aman, tidak ada yang suhu tubuhnya 38 selcius,” terangnya.

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan kapal rute yang sama, tiba kemarin-kemarin malam jumlahnya terbilang banyak. “Penumpangnya tidak menentu terkadang banyak, kadang juga sedikit,” sambungnya.

Para penumpang yang baru tiba tersebut, satu persatu dicek suhu tubuhnya dan barang bawaan mereka disemprot cairan disinfektan.

Penyecekkan suhu tubuh para penumpang itu dijaga ketak oleh personel TNI, Polri, KPLP, dan Satpol PP Wakatobi.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wakatobi sebelumnya mengimbau warganya di luar Wakatobi terutama yang berada di daerah zona merah agar tidak mudik ke kampung halaman.

(Baca: Warga Wakatobi yang Berada di Zona Merah Covid-19 Diimbau Tidak Mudik)

(Baca juga: Pembatasan Jarak Fisik Belum Efektif, Pemda Dipersilakan Ajukan PSBB)

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Sultra per 9 April 2020 pukul 17.00 Wita, khusus Kabupaten Wakatobi tercatat memiliki 0 orang tanpa gejala, 6 orang dalam pemantauan (ODP), 0 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 0 positif Covid-19.

Sedangkan di wilayah Sultra, terkonfirmasi 15 orang positif corona (1 orang sembuh), 12 PDP, 477 ODP, dan 81 OTG.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.