Wisatawan Mancanegara Kembali Bertandang ke Baubau

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Kota Baubau, Sulawesi Tenggara kembali dikunjungi wisatawan mancanegara, Minggu (30/6/2019). Kali ini, sebanyak 125 wisatawan mendapatkan suguhan khas Baubau, mulai dari wisata sejarah, makanan hingga budaya.

Kedatangan 125 wisatawan mancanegara disambut Kepala Dinas Pariwisata Baubau, Ali Arham. Mereka diajak mengunjungi Benteng Keraton, menikmati kuliner Baubau, dan tradisi Kande-kandea di Baruga.

Para wisatawan datang dari negara Australia, New Zealand, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, dan Swedia. Rombongan ini dijemput di Pelabuhan Murhum pagi tadi, kemudian diajak berkeliling Kota Baubau. Wisatawan juga diajak ke kampung warna-warni wilayah setempat.

“Terakhir mereka mengunjungi keraton, setelah menikmati keindahan kota di keraton, mereka masuk ke Baruga, di sini mereka disuguhkan dengan tradisi rakyat yang disebut Kande-kandea (acara makan-makan),” ujar Ali Arham, Minggu(30/6/2019).

Wisatawan mancanegara di Kota Baubau, Sultra. (Foto: Istimewa)
Wisatawan mancanegara di Kota Baubau, Sultra. (Foto: Istimewa)

Kedatangan wisatawan tersebut merupakan rombongan kedua, setelah rombongan pertama bertandang ke Baubau di tahun ini, tepatnya 6 Mei lalu dengan jumlah 126 wisatawan.

Id Bulog

(Baca: Ratusan Wisatawan Mancanegara Datangi Baubau)

Kepala Dinas Pariwisata Baubau menerangkan, Pemkot menargetkan tahun mendatang pengunjung wisatawan mancanegera bisa sembilan kali kunjungan. Sehingga tidak hanya mendapatkan keindahan Baubau, tetapi Pemkot bisa mempromosikan keindahan dan kreativitas karya lokal di berbagai negara, misalnya tenunan dan objek wisata.

“Tahun ini hanya dua kali kunjungan dari wisatawan. Kita berharap tahun depan lebih banyak lagi delapan atau sembilan kali. Kegiatan ini akan terus berlanjut menjadi agenda tahunan,” ucapnya.

Pihaknya juga beharap dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan, turut didukung dengan ketersediaan penukaran uang bagi wisatawan.

“Di Baubau ini kan yang bisa menukar dolar di bank-bank saja, kita berharap kedepannya ada perusahaan penukaran uang yang dapat menyediakan penukaran uang,” tambahnya.

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.