Bersilaturahmi dengan Kadin Sultra, Arsjad Rasjid Paparkan Empat Pilar Misinya For Kadin Indonesia

  • Bagikan
Arsjad Rasjid saat menyampaikan sambutannya pada acara silaturahmi dengan pengurus Kadin Sultra, (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)
Arsjad Rasjid saat menyampaikan sambutannya pada acara silaturahmi dengan pengurus Kadin Sultra, (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Salah satu bakal calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid melakukan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan pengurus Kadin Sultra dan Kota Kendari,  disalah satu hotel di Kendari, Minggu (8/5/2021).

Agenda silaturahmi pengusaha yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional periode 2015-2020 ini sekaligus dalam rangka konsolidasi dukungan untuk pemilihan Ketua Umum Kadin pada Juni mendatang.

Turut hadir dalam agenda silaturahmi ini antara lain, Ketua Umum Kadin Bengkulu Feri Rizal, Ketum Kadin Kalimantan Selatan Edy Suryadi, Ketum Kadin Kalimat Barat Joni Isnaini, Ketum Kadin Jambi Usman Sulaiman, serta Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Afifuddin Suhaeli dan Wakil Ketua Umum Kadin Banteng Laja Lapian.

Dihadapan pengurus Kadin Sultra dan Kota Kendari, Arsjad Rasjid memaparkan banyak hal tentang programnya dan tantangan masa depan Kadin Indonesia, salah satunya yang harus menjadi fokus Kadin menghadapi situasi saat ini yakni kesehatan dan perekonomian.

Arsjad Rasjid menyampaikan ada empat pilar yang menjadi misinya kedepan di Kadin Indonesia, yaitu pilar pertama adalah kesehatan, kedua adalah ekonomi nasional dan daerah, pilar ketiga yaitu kewirausahaan dan kompetensi, serta pilar keempat yaitu internal organisasi dan regulasi.

Pilar Kesehatan. Menurut dia, dimana pada pilar ini target secara jangka pendek bagaimana menyelesaikan masalah pandemi Covid-19 saat ini dengan cara vaksinasi. Tapi untuk jangka panjangnya bagaimana membangun industri kesehatan yang harus dipersiapkan.

Baca:   Unsultra Genjot Mahasiswa dan Dosen Menulis Jurnal Nasional maupun Internasional

“Kalau kita bicara soal pilar kesehatan ini, nah itu juga menjadi peluang usaha untuk semua kalangan pengusaha,” ucap Arsjad.

(Baca juga: Calon Ketua Kadin RI Anindya Bakrie Berbagi Paket di Pondok Pesantren di Kota Kendari)

Pilar kedua adalah ekonomi nasional dan daerah. Disini, kata dia bagaimana ekonomi daerah perlu penguatan, karena dengan penguatan ekonomi daerah sehingga membuat ekonomi nasional lebih kuat. Apalagi setiap daerah mempunyai tantangan yang berbeda-beda dan industrinya juga mempunyai tantangan yang berbeda. Itulah yang menjadi fokus Kadin kedepan.

“Untuk itu setiap daerah (pengurus Kadin provinsi dan kabupaten) harus mempunyai program yang prioritas, utamanya bagaimana kita membangun ekonomi daerah itu sendiri, lebih lanjut lagi menciptakan pengusaha daerah,” ujarnya.

Direktur PT Indika Energy Tbk ini menjelaskan, pada aspek ekonomi nasional dan daerah ini, Kadin berupaya bagaimana bisa menciptakan lebih banyak pengusaha daerah dan mengembangkan pengusaha daerah dari UMKM kecil ke menengah, dan menjadi besar. Hal inilah yang akan diusahkan juga.

Pilar ketiga adalah kewirausahaan dan kompetensi. Pada pilar ini, artinya disini bagaimana bisa mencetak lebih lagi pengusaha karena dengan adanya undangan-undang cipta kerja yaitu dimana undangan-undang itu bisa menciptakan lebih banyak pengusaha mikro kecil menengah.

“Hal baiknya, ketika banyak menciptakan lapangan usaha berarti juga menciptakan banyak lapangan pekerjaan, nah itu bisa mengurangi angka kemiskinan,” urainya.

Menurutnya, pada pilar ketiga ini bagaimana Kadin menciptakan itu dan juga kompetensinya, apalagi menghadapi Industri 4.0 jadi harus beradaptasi.

Baca:   Jelang Idul Fitri, Kadin Sultra Gelar Pasar Murah Untuk Masyarakat

Pilar Keempat yaitu Internal organisasi dan regulasi. Yaitu bagaimana harus mampu memperbaiki atau menyempurnakan lebih lanjut organisasi di dalam Kadin dan juga undangan-undang regulasi yang mendukung undangan-undang Kadin

Kepada awak media, Arsjad juga menjelaskan penurunan angka produksi batu bara nasional. Hal itu sangat berkaitan dan  berhubungan dengan suplay dan demand, kaitannya dengan komoditi. Olehnya hal ini perlu adanya upaya sedini mungkin agar bisa diatasi.

Dengan demikian, jika hal itu bisa teratasi dengan maksimal harapannya adalah kalau ekonomi Indonesia bisa maju ekonomi dunia juga bisa diimbangi, artinya dengan sendiri permintaan daripada komoditas itu akan naik.

Dia juga menyatakan akan siap mendukung program vaksinasi gotong royong apa yang susah dimulai oleh Ketum Rosan P Roeslani bahwa Kadin akan memfasilitasi proses vaksinasi agar bisa membantu karyawan atau buruh.

“Jadi perusahaan akan diberikan tugas agar masing-masing bertanggung jawab terhadap karyawannya tanpa harus dibebankab kepada karyawan untuk vakst,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang menilai sosok Arsjad Rasjid sebagai bakal calon Ketua Umum Kadin Indonesia merupakan figur yang layak dan tepat memimpin Kadin dengan rekam jejak pengalamannya sebagai pengusaha yang sukses dan memiliki peran yang luar biasa dalam membantu pemerintah.

Baca:   Wabup Konawe Beri Pertimbangan Program ke Bappeda Sultra

Akan tetapi, kata Pria yang akrab disapa AT itu mengungkapkan bahwa untuk arah dukungan Kadin Sultra belum bisa diputuskan dan ditetapkan pada figur yang mana antara Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid, tapi akan diputuskan melalui rapat pleno anggota pada Senin esok (9/5), untuk menentukan arah dukungan riil pada pemilihan Kadin Indonesia Juni mendatang.

“Kadin Sultra itu memiliki hak 3 suara dan itu berlaku untuk semua Kadin se Indonesia,” kata AT.

Namun sebagai gambarannya, lanjut dia, Kadin Sultra akan memberikan dukungan pada figur yang betul-betul mau bekerjasama bukan hanya jangka pendek tapi harus jangka panjang.

“Nah untuk itu, kami masih pengen komitmen dengan para figur calon-calon Ketua umum ini, bagaimana memiliki komitmen agar sinergitas antara Kadin Sultra dan pusat bukan hanya jangka pendek saja, tapi bagaimana bisa ada suatu kegiatan yang berkelanjutan,” bebernya.

Meskipun ia secara pribadi sudah menyatakan dukungan kepada Anindya Bakrie pada pemilihan Ketua Umum Kadin, namun itu hanya keputusan pribadinya bukan keputusan bersama, sehingga ia akan tetap mengacu pada hasil pleno bersama.

“InsyaAllah kalau sudah ada hasil pleno kami dari Kadin Sultra akan solid mendukung Caketum hasil keputusan pleno bersama nanti yang akan kami umumkan secara terbuka,” pungkasnya.

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan