SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari terus memacu inovasi demi memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Salah satu gebrakan terbarunya adalah peluncuran Kios Pangan Digital, yang resmi dioperasikan pada Senin (11/8/2025) melalui High Level Meeting TPID Kota Kendari di Aula Wakatobi, Kantor Perwakilan BI Sultra.
Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Kepala KPw BI Sultra Edwin Permadi, Sekda Kota Kendari Amir Hasan, Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra Siti Mardati Saing, serta pemangku kepentingan terkait ini, menjadi bukti kolaborasi erat antara BI, pemerintah daerah, dan Bulog.
Kepala KPw BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan bahwa kehadiran Kios Pangan Digital akan menjadi solusi nyata dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan akses pangan.
“Dengan adanya kios pangan, distribusi barang akan lebih lancar. Masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok lebih dekat, harga dijamin tidak melampaui batas wajar, dan ketersediaannya terjamin. Digitalisasi juga mempermudah koordinasi dalam mengendalikan inflasi,” ujar Edwin.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menargetkan Kios Pangan Digital hadir di seluruh kelurahan dengan menggandeng Koperasi Merah Putih. Langkah ini akan memotong jarak belanja kebutuhan pokok dan mengintegrasikan pasokan dari Bulog, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan.
“Kami ingin masyarakat cukup belanja di lingkungan mereka sendiri. Ke depan, pembayaran di kios pangan ini akan menggunakan sistem digital, sehingga praktis dan aman,” jelas Siska.
Program ini diharapkan mampu mempersingkat rantai distribusi, menekan biaya logistik, serta menjaga daya beli warga Kota Lulo. Dengan dukungan BI Sultra, Kios Pangan Digital menjadi bagian strategis dari misi TPID Kendari untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Laporan: Riswan












