BNI Bantu Salurkan PKH Disabilitas dan Lansia di Muna

  • Bagikan
Wali dari Wa Ode Irmayanti (22), penerima bantuan PKH kelompok disabilitas di Kabupaten Muna. (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Pembantu (KCP) Raha, Kabupaten Muna, sulawesi Tenggara menyalurkan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) disabilitas dan lansia untuk tahun anggaran 2021.

BNI ditunjuk oleh Kementerian Dinas Sosial RI untuk menyalurkan bantuan sosial PKH kepada masyarakat. Penyaluran tersebut merupakan tahap ketiga bagi kelompok disabilitas dan lansia.

Bantuan itu dikucurkan pemerintah pusat secara bertahap, sehingga masyarakat perlu tahu ketika uangnya telah masuk di rekening masing-masing.

Menurut Pimpinan cabang Baubau yang membawahi BNI KCP Raha, Rahmad Ferdiansyah, peran pihaknya dalam hal ini juga ikut memberitahukan pada masyarakat menyangkut masuknya bantuan tersebut.

“Untuk Muna ada sembilan penerima ditetapkan oleh Dinsos, uangnya langsung masuk ke rekening tabungan yang dibuka dari tahun sebelumnya. Besarannya 600 ribu rupiah setiap bulannya dan tergantung dari pemerintah batas waktunya. Saat ini sudah masuk pencairan pada semester dua dan pada September 2021,” ucapnya, Selasa (21/9/2021).

Ia menambahkan, bantuan ini bergulir terus setiap tahunnya oleh pemerintah dan BNI membukakan rekening untuk penampungan dana bantuan dan bisa langsung diambil oleh penerima ketika dananya masuk ke rekeningnya.

Dalam kesempatan itu juga, lanjutnya, pihaknya melalui serikat pekerja menyisihkan rezeki guna menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan orang penerima bantuan PKH disabilitas dan lansia tersebut.

Baca:   Putusan Banding Mantan Wakil Bupati Butur Diperberat Melampaui Tuntutan Jaksa

“Paket sembako merupakan sumbangsi dari pekerja BNI yang kita berikan kepada penerima bansos PKH disabilitas dan lansia untuk meringankan sedikit beban mereka. Ini dilakukan berdasarkan survei, kita lihat penerima bansos PKH disabilatas dan lansia berasal dari keluarga kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Salah satu orangtua penerima PKH kelompok disabilitas, Wa Ode Irmayanti (22), mengaku bersyukur atas bantuan PKH dan paket bantuan dari BNI. Dikatakannya, bantuan ini akan digunakan untuk kebutuhan anaknya yang terbaring di tempat tidur itu.

“Saya ucapkan terima kasih dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Kita menunggu kapan bantuannya diturunkan dan dicairkan.Kebutuhan popoknya yang berat, bila sudah cair kita akan menggunakan untuk menanggulangi kebutuhannya ,” ucapnya. (C)

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan