BNNP Sultra Gagalkan 5,5 Kilo Sabu Beredar di Sultra

  • Bagikan

SULTRAKINI.COM: KENDARI-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada Juni 2024, dengan total barang bukti seberat 3.588 gram (3,588 kg). Sebanyak empat tersangka diamankan.

Pengungkapan tersebut hasil selama Januari hingga Juni 2024, BNNP Sultra mengungkap enam kasus narkotika dengan sepuluh tersangka, serta menyita barang bukti sabu-sabu seberat 5,560 kg senilai Rp7,228 miliar dan ganja seberat 5,055 kg senilai Rp75.825.000. Operasi ini berhasil menyelamatkan sekitar 106.150 orang dari bahaya narkotika.
Sejumlah barang haram tersebut berasal dari luar provinsi sultra, yakni wilayah Sumatra, yang kerap di jadikan jalur masuknya barang haram dari negara tetangga.

Kasus Pertama: Penangkapan di Pelabuhan Ferry Kolaka, Pada Rabu, 12 Juni 2024, sekitar pukul 20.30 WITA, BNNP Sultra menangkap tiga tersangka berinisial DM (29), AG (22), dan WOM (27) di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Kolaka-Bajoe, Kabupaten Kolaka. Mereka kedapatan membawa sabu-sabu seberat 3.086 gram (3,086 kg).

“Kami mendapat informasi bahwa ketiga tersangka berangkat dari Makassar menuju Kolaka. Tim kami kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap mereka,” ujar Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung.

Kasus Kedua: Penangkapan di Kendari, Pada Rabu, 5 Juni 2024, sekitar pukul 13.00 WITA, BNNP Sultra menangkap MS (46) di Jalan Bunga Kolosua, Kendari. MS kedapatan membawa sabu-sabu seberat 502 gram (0,502 kg).

“Penangkapan ini berawal dari informasi adanya paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa pengiriman. Tim kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka,” jelas Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) junto Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun.

Laporan: Riswan

  • Bagikan